PALANGKA RAYA – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Maryani Sabran, menilai bahwa setiap pemimpin memiliki kelebihan dan kekurangan dalam menjalankan tugasnya. Hal ini juga berlaku bagi Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, yang telah memimpin selama satu dekade.
“Dalam setiap kehidupan manusia tidak ada yang sempurna, kesempurnaan hanya milik Allah. Siapa pun pemimpinnya, pasti ada kurang dan ada lebihnya, semua pemimpin itu niat dan tujuannya baik,” ujarnya, Senin 10 Februari 2025.
Politisi PDIP dari Dapil III ini menambahkan, bahwa membangun Kalteng bukanlah tugas yang mudah, mengingat luasnya wilayah provinsi ini yang terdiri dari 13 kabupaten dan satu kota.
Untuk itu, dia berharap, kepemimpinan gubernur terpilih, Agustiar Sabran mampu melanjutkan pembangunan Kalteng dengan lebih baik lagi.
“Dan saya berada di Komisi IV yang membidangi Infrastruktur Dan Pembangunan, Insha Allah saya akan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk membangun Kalteng semakin berkah,” tandasnya.
Sebagai informasi, Sugianto Sabran menjabat sebagai Gubernur Kalteng selama dua periode. Pada periode pertama (2015-2020), ia berpasangan dengan Habib Ismail Bin Yahya sebagai wakil gubernur. Kemudian, pada periode kedua (2021-2024), ia didampingi oleh Edy Pratowo.
Masa jabatan Sugianto Sabran dan Edy Pratowo sebagai gubernur dan wakil gubernur akan segera berakhir.
Estafet kepemimpinan Kalteng selanjutnya akan beralih ke Agustiar Sabran, yang merupakan kakak dari Sugianto Sabran, bersama wakilnya Edy Pratowo.
Pasangan Agustiar Sabran-Edy Pratowo telah ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih untuk periode 2025-2030. Pelantikan mereka dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 20 Februari 2025, bersamaan dengan kepala daerah terpilih lainnya.
(Syauqi)












