SAMPIT – Dalam upaya memperkuat pendidikan karakter berbasis agama, SDN 3 Mentawa Baru (MB) Hulu, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Ramadan Camp selama enam hari, mulai 10 hingga 15 Maret 2025.
Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh siswa beragama Islam, tetapi juga melibatkan siswa Kristen dan Hindu, mencerminkan semangat toleransi dan keberagaman di lingkungan sekolah. Kepala SDN 3 MB Hulu, Niat Sugeng Priyono, menegaskan bahwa Ramadan Camp bertujuan membentuk karakter siswa agar lebih religius, disiplin, dan berakhlak mulia.
“Yang Islam dengan nama pesantren ramadan, yang kristen pembinaan kerohanian Kristen, begitu juga dengan siswa yang beragama hindu. Kami sudah berkoordinasi dengan semua dewan guru agama masing-masing,” jelas Sugeng saat memberikan sambutan di acara pembukaan kegiatan Ramadan Camp, Senin 10 Maret 2025.
Sugeng berharap agenda yang digelar selama Ramadan ini dapat berjalan optimal sesuai dengan tujuan utama, yakni memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai agama. Program ini sejalan dengan inisiatif Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia dan berintegritas.
“Semoga dengan kegiatan bisa memperkuat karakter siswa siswa SDN MB Hulu. Paling tidak ada beberapa pembiasaan yang bida dikeluarkan selama enam hari ini. Kita branding 3 karakter yakni religius, kejujuran dan juara,” lanjutnya.
Bagi siswa beragama Islam, pembinaan berlangsung di sekolah dengan pendampingan puluhan santri dari Pesantren Alfalah Banjar Baru, menciptakan suasana belajar yang lebih mendalam dan interaktif. Sementara itu, siswa Kristen mengikuti pembinaan kerohanian di gereja, dan siswa Hindu mendapatkan bimbingan khusus dari guru agama Hindu dari SMPN 1 Sampit.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Korwil Disdik Kecamatan MB Ketapang, Jumratul Abidinsyah, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya SDN 3 Hulu dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada para siswa.
“Pendidikan karakter merupakan pondasi penting dalam membentuk kepribadian anak didik kita dibera digital yang penuh tantangan ini, menanamkan nilai-nilai agama menjadi benteng moral yang sangat dibutuhkan untuk melindungi generasi penerus bangsa dari pengaruh negatif yang ada di sekitar mereka,” ungkapnya dalam sambutan.
(Ibra)












