SAMPIT – Bhayangkara FC (BFC) Mentaya keluar sebagai juara Turnamen Sepak Bola HNR Cup 2 setelah mengalahkan Tegar FC A dengan skor 2-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion 29 Nopember Sampit, Minggu 5 Juli 2026 sore.
Laga puncak tersebut disaksikan ribuan masyarakat yang memadati stadion meluber hingga ke samping lapangan hijau. Turnamen HNR Cup 2 yang berlangsung lebih dari satu bulan dengan 64 tim itu ditutup dengan pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh semangat sportivitas.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim saling menampilkan permainan menyerang. BFC Mentaya akhirnya berhasil memecah kebuntuan melalui sang kapten bernomor punggung 7, Randi, yang membawa timnya unggul 1-0.
Meski tertinggal, Tegar FC A terus berupaya menyamakan kedudukan. Jual beli serangan pun terus terjadi hingga babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, BFC Mentaya kembali meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menambah satu gol oleh Aldo Zakaria sehingga memperlebar keunggulan menjadi 2-0. Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan dan memastikan BFC Mentaya meraih gelar juara HNR Cup 2.
Selain penyerahan trofi juara, panitia juga memberikan sejumlah penghargaan individu. Penjaga gawang BFC Mentaya dinobatkan sebagai Kiper Terbaik, sementara pemain BFC Mentaya bernomor punggung 10, Arya, terpilih sebagai Pemain Terbaik. Gelar Top Skor diraih oleh pemain BFC Mentaya, Aldo. Adapun penghargaan Tim Fair Play diberikan kepada Tegar FC A.
Sementara posisi juara ketiga bersama ditempati oleh Cempaga All Star dan RSDM yang sama-sama terhenti di babak semifinal.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain hadir langsung menyaksikan jalannya pertandingan, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama turnamen berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga kamtibmas selama pelaksanaan HNR Cup 2 yang berlangsung lebih dari satu bulan. Polri bersama seluruh pihak telah melakukan pengamanan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Sebagai peserta yaitu dari Bhayangkara FC Mentaya, ia mengaku bersyukur timnya mampu meraih gelar juara setelah memenangkan babak final.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan luar biasa para suporter. Gelar ini menjadi hadiah yang sangat istimewa bertepatan dengan momentum Hari Bhayangkara,” katanya.
Ia berharap turnamen seperti HNR Cup terus menjadi wadah pembinaan atlet sepak bola di Kotim.
“Ke depan kami ingin terus membina atlet-atlet muda. Sepak bola merupakan olahraga yang sangat populer di tengah masyarakat sehingga pembinaan harus terus dilakukan,” pungkasnya. (Nardi)












