Disarpustaka Luncurkan Tugu Baca dan Ribuan Buku Baru

IST/BERITA SAMPIT - Suasana ramai pembaca di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah .

KUALA – Upaya menumbuhkan minat baca di tengah masyarakat tak lagi sekadar wacana. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten kembali membuat gebrakan dengan menambah dua titik tugu spot baca baru serta menghadirkan ribuan buku digital dan cetak demi memperluas akses literasi masyarakat.

Kepala Disarpustaka , H. Suwarno Muriyat, dalam rilis resminya pada Kamis 10 April 2025, menyebutkan bahwa dua tugu spot baca tersebut akan dipasang di lokasi strategis dalam kota Kuala . Setiap tugu telah dilengkapi dengan barcode digital yang memungkinkan masyarakat mengakses 657 judul buku digital berbagai genre hanya dengan memindai menggunakan kamera ponsel.

Selain koleksi digital tersebut, Disarpustaka juga menambah 666 buku digital ke dalam aplikasi iKapuas, yang dapat diunduh dan digunakan secara gratis oleh masyarakat. Di samping itu, sebanyak 755 buku cetak kini tersedia di rak ruang baca, ruang referensi, serta di mobil perpustakaan keliling untuk menjangkau warga hingga ke pelosok.

“Inovasi ini kami rancang agar budaya membaca tidak hanya berkembang di lingkungan sekolah atau kantor, tapi juga di ruang-ruang publik. Spot baca ini menjadi ruang interaksi, diskusi, dan pembelajaran yang menyenangkan di tengah masyarakat,” ujar Suwarno.

Menurutnya, dengan hanya memindai barkode di tugu baca, pengguna akan diarahkan langsung ke aplikasi atau tautan buku digital, lengkap dengan panduan penggunaan. Disarpustaka juga memastikan penambahan titik spot baca akan dilakukan secara bertahap setiap tahunnya, seiring dengan peningkatan kebutuhan masyarakat.

Melalui gebrakan literasi ini, Pemerintah Kabupaten berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia sebagai bagian dari gerakan literasi menuju Bersinar (berdaya saing, sejahtera, indah, aman, dan religious). (ds)

baca juga ...  Bupati Kapuas Serahkan Kartu Huma Betang Sejahtera dan Bantuan Pangan untuk Warga Mantangai
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!