SAMPIT – Kebakaran menghanguskan tiga bangunan semi permanen di Jalan Kuningan, Perum Panca Setia, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu 4 Juli 2026 siang.
Peristiwa tersebut dilaporkan kepada petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur sekitar pukul 14.20 WIB. Hanya dua menit berselang, tim langsung bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 14.31 WIB.
Petugas segera melakukan upaya pemadaman pada pukul 14.33 WIB. Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 14.48 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan dan pemeriksaan hingga operasional dinyatakan selesai pada pukul 15.00 WIB. Seluruh personel kembali ke Markas Komando Damkarmat pada pukul 15.57 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran diduga berasal dari tungku memasak berbahan bakar kayu. Warga menduga tungku tersebut masih menyisakan bara api yang kemudian memicu kobaran api hingga merambat ke bangunan lainnya.
“Tiga bangunan semi permanen terbakar dalam kejadian tersebut. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari tungku memasak yang masih menyisakan bara api,” kata petugas Disdamkarmat Kotim Hery Wahyudi.
Tiga bangunan yang terbakar diketahui milik Sukandar (55), Andarwati (50), dan Sumini (56). Masing-masing bangunan memiliki ukuran sekitar 15 x 10 meter untuk dua bangunan dan 12 x 10 meter untuk satu bangunan.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar.
Dalam penanganan kebakaran, Damkar Kotim mengerahkan satu unit mobil tangki, satu unit mobil pemadam, serta satu unit kendaraan operasional Hilux Silver bersama personel dari Regu I, II, dan III.
Proses pemadaman juga mendapat dukungan dari Koramil Ketapang, Polsek Ketapang, PMI Kabupaten Kotawaringin Timur, Redkar Ketapi 3, Redkar Masjid Jami Assalam, Masyarakat Peduli Api Teluk Dalam, serta Tim Pelayanan Gawat Darurat 119 Kabupaten Kotawaringin Timur.
Akibat kejadian tersebut, total kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp450 juta. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam pendalaman, meski dugaan awal mengarah pada sisa bara api dari tungku memasak.
(Jimmy)












