PANGKALAN BUN – Bupati Kotawaringin Barat Hj.Nurhidayah menegaskan kawasan bebas kendaraan (Car Free Day) tetap di sepanjang Jalan HM. Rafii Pangkalan Bun, akan tetapi yang di pindahkan hanya pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) saja masuk dalam kawasan Pangkalan Bun Park .
“Mulai hari Minggu besok untuk pelaku UMKM yang biasa berjualan di kawasan Car Free Day kita pindahkan ke dalam Kawasan Pangkalan Bun Park, agar masyarakat yang berolahraga di kawasan CFD tidak terganggu, jadi bukan kami menggusur pelaku UMKM, justru kami berikan tempat yang lebih luas, dan lokasi Pangkalan Bun Park itu sendiri masih di jalan HM Rafii jadi tidak jauh, hanya saja kita pindahkan agar tidak terlalu sempit dengan lebar jalan yang ada saat ini sangat tidak nyaman untuk berolahraga,” ujar Bupati Kobar Hj.Nurhidayah usai meresmikan Taman Kolaborasi.
Menurut Bupati, pemindahan para pelapak UMKM CFD ini dengan tujuan agar kawasan Pangkalan Bun Park ini bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM, karena fasilitas di Pangkalan Bun Park saat ini sudah lengkap, ada panggung untuk hiburan.
“Silakan pengelola UMKM ini manfaatkan fasilitas yang ada. Panggung hiburan yang bisa dimanfaatkan agar menarik pengunjung. Kami saat ini tengah melakukan inventarisasi terhadap aset aset daerah khususnya ruang publik yang belum di manfaatkan dengan baik. Jadi pemindahan UMKM CFD agar ada penataan lebih rapih dan tidak kumuh,” kata Bupati.
Bupati menyampaikan juga bahwa Kobar merupakan kota kecil di Indonesia yang telah berhasil meraih Adipura sebanyak 13 kali, sehingga ruang publik harus tertata rapih, sehingga pemerintah daerah pun melakukan penataan khususnya dalam kawasan jantung kota Pangkalan Bun agar estetika kota Pangkalan Bun terlihat nyaman, asri dan bersih.
“Masyarakat jangan salah paham atas pemindahan UMKM CFD ini, kami telah berkomitmen akan mendukung perkembangan pelaku UMKM, untuk itu kami berikan tempat yang lebih nyaman dan luas dibandingkan tetap berada di areal CFD,” ujar Hj Nurhidayah. (man)












