PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) memfasilitasi keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kobar menuju embarkasi Banjarmasin, dimana JCH Kobar masuk kloter 3 bersama Kabupaten Kapuas.
Asisten I Setda Kobar Tengku Alisyahbana mengatakan, bahwa pemerintah daerah telah menggelar rapat koordinasi persiapan keberangkatan Jamaah Calon Haji tahun 2025. Rapat tersebut melibatkan instansi terkait, baik Unit Penyelenggara Bandar Udara Iskandar Pangkalan Bun, Dinas Perhuhungan dan Kementerian Agama Kobar, Satlantas, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kobar.
Dalam rapat tersebut dibahas secara teknis mengenai proses keberangkatan jamaah calon haji, mulai dari titik kumpul, pengangkutan barang, hingga prosedur keamanan dan keselamatan di bandara.
“Pemerintah daerah memfasilitasi Jamaah Calon Haji asal Kobar menggunakan maskapai Super Air Jet menuju Banjarmasin, untuk keberangkatan calon jamaah haji, titik kumpulnya di Masjid Agung Pangkalan Bun. Pemeriksaan barang jamaah dilakukan menggunakan X-Ray yang disiapkan pihak bandara, sesuai dengan SOP yang berlaku,” kata Tengku Ali Syahbana, Kamis 24 April 2025.
Ia menambahkan, jamaah nantinya tinggal menuju Bandara Iskandar dan langsung naik pesawat yang telah disiapkan. Tahun ini, Pemkab Kobar kembali menggunakan layanan maskapai Super Air Jet seperti tahun sebelumnya.
Dimana menurutnya berdasarkan laporan Kepala Kantor Kemenag Kobar menyampaikan bahwa saat ini terdapat 136 orang jamaah calon haji yang telah memenuhi syarat dan siap diberangkatkan ke tanah suci.
“Jumlah calon jamaah haji tahun ini sebanyak 136 orang. Mereka tergabung dalam Kloter III dan dijadwalkan terbang ke Jeddah pada 9 Mei 2025,” jelasnya.
Untuk pemberangkatan dari Pangkalan Bun ke Embarkasi Banjarmasin, dijadwalkan pada tanggal 8 Mei 2025 pukul 13.00 WIB. Jamaah akan diterbangkan langsung ke Banjarmasin dan baru diperbolehkan masuk ke asrama haji pada pukul 17.00 WITA sesuai ketentuan.
Sementara itu, untuk koper dan perlengkapan lainnya akan dikirim terlebih dahulu melalui jalur darat menggunakan dua unit truk yang telah disiapkan oleh panitia.
Dalam rapat tersebut, Tengku Ali Syahbana juga mengimbau para jamaah untuk menjaga kesehatan agar tidak terjadi kendala seperti tahun sebelumnya.
“Tahun lalu itu ada satu jamaah yang gagal berangkat karena sakit. Untuk itu kami imbau agar jamaah menjaga kondisi tubuh dan mengikuti arahan petugas. Petugas juga diharapkan bisa terus memantau kesehatan para jamaah,” pungkasnya. (man)












