SAMPIT – Yuli, seorang pedagang toko sembako yang berjualan di Jalan Suka Bumi, Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengalami kerigaan ratusan ribu rupiah setelah menjadi korban aksi pencurian, Jumat, 23 Mei 2025 kemarin sekitar pukul 14.00 Wib.
Pelaku yang dengan nekat beraksi di siang bolong berhasil menggasak 1 ikat telur berisi sekitar 300 butir dari toko tersebut.
Yuli menyebut kejadian bermula ketika ia masuk kedalam toko untuk mengambil barang, tak berselang lama Yuli kembali keluar dan melihat stok telur yang telah di pajang di depan toko sudah hilang tak diketahui siapa yang membawanya.
“Telor yang hilang adalah stok yang di pajang didepan toko. Waktu itu saya masuk beberapa menit, saat keluar sudah hilang satu ikat,” kata Yuli.
Tak puas telah berhasil mengambil satu ikat telur, pelaku kembali mendatangi toko milik Yuli yang diduga berniat melancarkan aksinya lagi.
Akan tetapi, korban telah menyadari keberadaan pencuri dan langsung berteriak hingga membuat pelaku panik dan bergegas melarikan diri.
“Hari itu pelaku kembali lagi, mungkin mau mencuri lagi. Tapi saya mendengar suara motor dan melihatnya, saya langsung teriak dan dia langsung kabur naik motor,” ucapnya.
Menurutnya, pelaku pada saat beraksi mengenakan topi dan mengendarai motor dengan ciri-ciri tubuh tinggi kurus. Untuk pakaian yang digunakan, Yuli tidak terlalu memperhatikan warna dan jenis pakaian karena saat itu dirinya juga dalam keadaan panik dan ketakutan.
Yuli mengatakan jika akibat kejadian itu, ia mengalaminkerugian mencapai sekitar Rp 500 ribu.
Meski demikian Yuli enggan melaporkan peristiwa yang menimpanya ke kantor polisi. Namun, dirinya mengingatkan kepada warga Sampit untuk selalu berhati-hati saat meninggal barang berharga yang berada diluar toko maupun rumah tanpa pengawasan.(Oktavianto)












