LAMANDAU – Warga Komplek Perumahan Dinas Bukit Hibul, Nanga Bulik, dibuat geger setelah seekor ular piton berukuran besar tiba-tiba muncul dan bersembunyi di samping kandang ayam, Senin 26 Mei 2025 malam.
Mengetahui kejadian itu, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lamandau langsung turun tangan melakukan evakuasi yang berlangsung hingga larut malam.
Ular tersebut pertama kali dilaporkan oleh Bambang Suswanto, warga setempat yang merasa panik saat melihat reptil melata itu memasuki gudang kandang ayam miliknya. Tak ingin mengambil risiko, ia segera menghubungi Damkar.
Dalam waktu kurang dari 10 menit sejak laporan diterima pukul 21.32 WIB, Damkar langsung meluncur ke lokasi dengan peralatan lengkap. Setibanya di lokasi, proses pencarian ular dimulai. Dengan hanya berbekal senter, grap stick, dan keberanian, petugas menyisir area gelap di sekitar kandang.
Setelah pencarian intens selama 10 menit, ular piton akhirnya berhasil ditemukan dan diamankan dalam kondisi hidup. Proses evakuasi rampung sekitar pukul 22.30 WIB tanpa kendala berarti.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Lamandau, Welson, menegaskan pentingnya respons cepat dalam kejadian seperti ini.
“Ini bukan sekadar soal ular, tapi soal keselamatan masyarakat. Kami tidak hanya memadamkan api, tapi juga siap menghadapi segala bentuk ancaman darurat lainnya. Alhamdulillah, evakuasi berjalan lancar dan warga kembali merasa aman,” ujar Welson.
Ia juga mengingatkan bahwa semua layanan penyelamatan, termasuk evakuasi hewan berbahaya, tidak dipungut biaya.
“Kami minta warga jangan ragu atau takut untuk menghubungi Damkar jika menemukan hewan liar atau kejadian darurat lainnya. Lebih baik cepat lapor daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya. (andre)












