NANGA BULIK – Setelah tiga hari menghilang, seorang kakek berusia 83 tahun di Kelurahan Tapin Bini, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat. Rudi Pinsil, yang sehari-hari bekerja sebagai petani, ditemukan di sungai pada Minggu 19 Januari 2025, sekitar pukul 15.00 WIB.
Proses pencarian dilakukan sejak laporan hilangnya korban masuk pada Kamis 16 Januari 2025. Gabungan tim dari Polsek Lamandau, BPBD Kabupaten Lamandau, dan warga setempat dikerahkan untuk menyisir wilayah sekitar.
“Korban ditemukan dalam kondisi sehat di sungai. Setelah itu langsung diperiksa oleh tim kesehatan dari Puskesmas Tapin Bini,” kata Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono melalui Kapolsek Lamandau IPDA Agus Santoso kepada wartawan. Senin, 20 Januari 2025
Pencarian korban melibatkan 3 personel Polsek Lamandau, 5 anggota BPBD, dan sekitar 30 warga Tapin Bini. Kerja sama antara aparat dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menemukan korban.
“Partisipasi warga sangat membantu dalam pencarian. Kami apresiasi semangat gotong royong mereka,” tambah Agus.
Rudi Pinsil dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah pada Kamis siang. Kekhawatiran keluarga memicu laporan ke aparat setempat, yang langsung bergerak cepat mengoordinasikan pencarian.
Korban, yang lahir di Bakonsu pada 9 Mei 1942 ini ditemukan setelah tiga hari pencarian intensif. Saat ditemukan, kondisinya cukup baik meski sudah beberapa hari hilang.
“Untungnya korban masih sehat. Kami langsung bawa ke Puskesmas untuk memastikan kondisinya,” jelas Agus.
Dengan ditemukannya Rudi Pinsil, pencarian resmi dihentikan. Situasi di Tapin Bini kini dilaporkan aman dan terkendali. Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur atas keselamatan korban.
“Terima kasih kepada semua yang terlibat, terutama warga yang tanpa lelah membantu pencarian,” tutup Agus.
(andre)












