Tabligh Akbar Berakhir, Polisi dan Panitia Kompak Bersihkan Lokasi: Bukti Gotong Royong Tak Hanya di Pidato

IST/BERITASAMPIT - Anggota polres Katinga bersama panitia melaksanakan bersih- bersih usai pelaksanaan Tabligh Akbar di di Tengah.

KASONGAN – Setelah ribuan jamaah memadati Lapangan Batu Munduk, Kelurahan Samba Kahayan, untuk mengikuti Tabligh Akbar bersama Ustadz Prof. H. Abdul Somad, suasana religius tak langsung menghilang begitu saja. Sabtu (21/6), giliran semangat gotong royong yang mengambil panggung.

Tanpa dikomando panjang, jajaran Polres bersama panitia langsung turun tangan membersihkan area bekas acara. Sampah-sampah yang tersisa, botol minum, hingga sisa perlengkapan acara, dikumpulkan satu per satu oleh tangan-tangan yang sebelumnya sibuk mengamankan dan melayani jalannya kegiatan keagamaan.

Tak ada sekat antara aparat dan warga. Semuanya larut dalam satu aksi: membersihkan lingkungan, menjaga warisan kebersamaan. “Kami ingin tunjukkan bahwa setelah kegiatan besar seperti ini, kita juga punya tanggung jawab untuk meninggalkan tempat dalam kondisi bersih,” ujar Kasat Samapta Polres , Iptu Bahrul Ilmi.

Menurutnya, kegiatan bersih-bersih ini bukan hanya soal sampah fisik, tapi juga simbol bahwa ukhuwah islamiyah yang digaungkan di atas panggung, benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan.

Kapolres AKBP Chandra Ismawanto, melalui Iptu Bahrul, menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi masyarakat dan panitia yang tidak hanya fokus pada pelaksanaan acara, tapi juga pada nilai-nilai pascaacara.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran acara, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini semoga bisa menjadi contoh positif bagi masyarakat,” kata Bahrul.

Menurut Bahrul, kegiatan keagamaan seperti tabligh akbar seharusnya tidak hanya memberikan manfaat secara spiritual, tetapi juga dapat membawa pengaruh baik dalam hal sosial, termasuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Sementara itu, salah satu panitia menyebutkan, bahwa aksi bersih-bersih telah menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap kegiatan besar yang mereka selenggarakan. Menurutnya, menjaga kebersihan lokasi adalah bentuk penghormatan terhadap nilai dakwah yang disampaikan dalam acara.

baca juga ...  DPRD Soroti Peran PBS, Harap Beri Manfaat Lebih untuk Warga Katingan

“Kami ingin meninggalkan kesan yang baik setelah kegiatan usai. Lingkungan yang bersih menjadi cerminan bahwa kita benar-benar menghargai ajaran yang telah disampaikan oleh Ustadz Abdul Somad,” ucap Andi.

(Bitro)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!