KUALA KAPUAS – Infrastruktur sanitasi yang lebih layak kini dirasakan langsung manfaatnya oleh warga Kelurahan Dahirang, Kecamatan Kapuas Hilir. Hal ini terungkap saat Camat Kapuas Hilir, Nazmianoor, bersama jajaran melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan sanitasi pada Minggu 22 Juni 2025.
Kegiatan lapangan tersebut menyasar sejumlah titik pembangunan sanitasi rumah tangga yang dibangun melalui program pemerintah, guna memastikan kesesuaian antara rencana teknis dan realisasi di lapangan. Selain meninjau kondisi fisik, tim juga menyerap masukan warga penerima manfaat.
“Tujuan kami bukan hanya melihat apakah bangunan sudah jadi, tetapi memastikan apakah benar-benar bermanfaat dan sesuai harapan masyarakat,” ucap Camat Nazmianoor saat berdialog dengan warga.
Ia menegaskan pentingnya keberlanjutan fungsi sanitasi bagi peningkatan kesehatan lingkungan. Menurutnya, program ini sejalan dengan target nasional pemenuhan akses sanitasi layak pada 2025. Karena itu, pengawasan di tingkat kecamatan menjadi penting agar kualitas pekerjaan terjamin dan fasilitas tidak mubazir.
“Kami juga akan catat masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi,” imbuhnya.
Kunjungan monev ini juga memperkuat pendekatan partisipatif. Tim monev membuka sesi tanya jawab langsung dengan warga untuk menggali aspirasi maupun kendala. Warga mengaku terbantu dengan adanya sanitasi baru, yang dinilai lebih bersih, tertutup, dan aman.
Kepala Kelurahan Dahirang, Riza A Nugraha, menyampaikan bahwa tingginya keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan proyek.
“Kami berharap warga menjaga dan merawatnya bersama-sama, karena ini milik kita,” ujarnya.
Selain aspek fisik, tim juga menilai pola penggunaan dan pemeliharaan fasilitas oleh warga. Evaluasi ini penting agar pembangunan tak hanya berhenti pada seremonial, tetapi membawa perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Seluruh catatan dari hasil monitoring akan dirangkum dalam laporan akhir sebagai rekomendasi untuk pelaksanaan program serupa di wilayah lain. Pemerintah Kecamatan Kapuas Hilir menargetkan pendekatan kolaboratif semacam ini terus diperluas demi pelayanan publik yang lebih baik. (ds)












