KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas menyalurkan Bantuan Sosial Atensi (Asistensi Rehabilitasi Sosial) kepada masyarakat yang membutuhkan, Jumat 25 Juli 2025, di halaman Kantor Dinas Sosial setempat.
Program ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Sosial Kapuas bersama Kementerian Sosial RI melalui UPT Sentra Budi Luhur Banjarbaru. Bantuan diberikan secara langsung kepada individu, keluarga, maupun kelompok rentan agar mampu kembali menjalani hidup secara mandiri dan berdaya.
Mewakili Bupati Kapuas, Asisten Setda Bidang Administrasi Umum Perry Noah hadir menyerahkan bantuan sekaligus menyampaikan apresiasi atas dukungan konkret dari Kemensos.
“Kami menyambut baik program Atensi sebagai bentuk kepedulian pemerintah pusat dalam mempercepat pengentasan kemiskinan, khususnya di Kapuas,” ujarnya.
Ia menambahkan, program ini sejalan dengan arah pembangunan daerah yang terangkum dalam visi “Kapuas Bersinar”, yakni Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman, dan Religius. Salah satu fokus utama ialah peningkatan kualitas SDM yang mandiri dan produktif.
Selain menyerahkan bantuan, Pemkab juga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan rencana pembentukan Pusat Pelayanan Masyarakat Sejahtera (Pusmas), sebuah layanan terpadu untuk mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai bentuk layanan sosial.
“Tagline kami jelas: meningkatkan kualitas layanan dan SDM sosial menuju Kapuas Bersinar. Harapan kami, warga tak hanya menerima bantuan, tetapi juga dibina agar bisa bangkit dan hidup bermartabat,” tambah Perry Noah.
Kepala Dinsos Kapuas, Yan Marto, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa program ini mengacu pada sejumlah kebijakan nasional, termasuk Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dan penguatan data sosial ekonomi.
“Atensi bukan sekadar distribusi barang, tapi bentuk rehabilitasi sosial dan dukungan psikososial terintegrasi agar warga rentan bisa kembali berfungsi secara sosial,” jelas Yan Marto.
Pemerintah berharap bantuan ini dapat digunakan secara optimal dan menjadi titik balik bagi para penerima manfaat untuk membangun kembali harapan dan masa depan mereka. (ds)












