Momen Tantingan, Titik Awal Tekad dan Tanggung Jawab Calon Paskibraka Kalteng 2025

IST/BERITASAMPIT - Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalteng, Katma F. Dirun, saat menyematkan kartu tanda peserta kepada salah satu Calon Paskibraka sebagai simbol dimulainya Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2025, di Asrama Haji , Senin pagi, 4 Agustus 2025.

– Sebuah momen sakral yang sarat makna mewarnai pembukaan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi (Kalteng) Tahun 2025.

Momen tersebut adalah upacara tantingan, yang digelar pada Senin pagi, 4 Agustus 2025, di Asrama Haji dan menjadi titik awal tekad, tanggung jawab, serta kesiapan mental para peserta dalam mengikuti pelatihan hingga pengibaran bendera pada 17 Agustus mendatang.

Sebanyak 54 calon Paskibraka dari seluruh kabupaten/kota di berdiri tegak saat tantingan disampaikan oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalteng, Katma F. Dirun, yang juga bertindak sebagai pembina upacara pembukaan.

“Jika kalian siap menjalani segala ketentuan dengan suka rela, maka tetaplah berdiri di tempat kalian,” ucap Katma dengan lantang dan penuh wibawa.

Suasana pun seketika menjadi hening. Dalam waktu sekitar dua hingga tiga menit, para peserta diberi ruang untuk merenung: apakah mereka sanggup menjalani serangkaian latihan ketat, jauh dari keluarga, dengan kedisiplinan tinggi, serta beban tanggung jawab yang tidak ringan.

Tak satu pun dari mereka mundur. Semua tetap berdiri kokoh di tempat.

“Ini bukan hanya simbol kesiapan fisik, tetapi juga kesiapan jiwa untuk menjalani proses sebagai wakil pemuda ,” ujar Katma.

Ia menegaskan, tantingan bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan bentuk komitmen awal yang kelak akan mengakar dalam proses pembentukan karakter calon Paskibraka.

“Kalian telah bersedia berdiri tegak demi merah putih. Artinya, mulai detik ini, kalian telah berkomitmen untuk menyelesaikan pelatihan ini dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi Pancasila, serta menjaga kehormatan sebagai calon duta bangsa,” tegas Katma.

Setelah prosesi tantingan, kegiatan Pusdiklat langsung dilanjutkan dengan pengenalan jadwal dan pembinaan.

baca juga ...  Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Disbun Kalteng Tanam Jagung dan Padi Gogo

Selama lebih dari dua minggu ke depan, para peserta akan ditempa secara fisik dan mental melalui serangkaian pelatihan intensif.

Mereka akan belajar baris-berbaris, pengibaran bendera, tata upacara, serta mendapatkan penguatan wawasan kebangsaan dan nilai-nilai luhur Pancasila.

Tantingan menjadi titik tolak penting dalam seluruh rangkaian pelatihan, karena dari sinilah niat dan semangat peserta diuji.

Semangat tersebut diharapkan terus terjaga hingga puncak peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus nanti, di mana mereka akan bertugas mengibarkan bendera di hadapan para pejabat, tamu undangan, dan masyarakat Kalteng.

berharap, momen ini menjadi bekal bagi peserta untuk tumbuh sebagai generasi yang bertanggung jawab, cinta tanah air, dan siap menjadi pelopor persatuan serta perubahan positif di daerah masing-masing.

(Sya'ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!