Lomba Ketangkasan Penanggulangan Karhutla Sambut HUT ke-80 RI di

DENNY/BERITASAMPIT - Lomba ketangkasan penanggulangan Karhutla yang digelar Konsorsium Pendukung Sistem Hutan Kerakyatan (KPSHK), di Kecamatan Kahayan Hilir, .

– Suara sirine, teriakan komando, dan guyuran air dari selang pemadam memenuhi area Kabun Paung Himba Lewu (KaPHIL), Selasa 12 Agustus 2025. Bukan karena kebakaran sungguhan, melainkan lomba ketangkasan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang digelar Konsorsium Pendukung Sistem Hutan Kerakyatan (KPSHK) dengan tema Kahanjak Darung Bawan menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia.

Meski bernuansa perayaan, lomba ini sarat . Para peserta, yang berasal dari kelompok binaan KPSHK, menjalani simulasi penanganan Karhutla dengan skenario mendekati kondisi lapangan sebenarnya.

“Lomba ini bukan hanya , tapi latihan berkelanjutan. Kemarau sudah tiba, dan puncaknya menurut akan terjadi September 2025,” ujar Manager Peat and Restoration KPSHK, Abdul Azis.

Ia menjelaskan, KPSHK selama ini membina dua kelompok utama di Kecamatan Kahayan Hilir: Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Tim Patroli Hutan (TPH). Keduanya rutin berpatroli dan berperan sebagai garda terdepan jika terjadi kebakaran di wilayah mereka.

“Dasar penanganan Karhutla mereka sudah kuasai, tapi melalui lomba ini keterampilan itu diasah lagi. Kami ingin mereka semakin cepat, tepat, dan kompak ketika menghadapi situasi darurat,” tambah Azis.

Kegiatan ini dirancang menyerupai perlombaan , lengkap dengan penilaian kecepatan, ketepatan sasaran air, hingga strategi tim. Penonton pun ikut terhibur melihat adu gesit para peserta yang mengenakan perlengkapan pemadam dan berlari membawa gulungan selang.

Namun, di balik keseruan itu, pesan serius tersampaikan, bahwa bahaya Karhutla bukan sekadar isu tahunan, melainkan ancaman yang harus diantisipasi bersama.

“Kami harap keterampilan ini tidak hanya bermanfaat di wilayah mereka, tetapi juga dapat membantu daerah lain bila diperlukan,” tegas Azis.

Selain lomba ketangkasan pemadaman, KPSHK juga menggelar kegiatan lain yang mengangkat nilai budaya dan kearifan lokal. Hal ini selaras dengan tema Kahanjak Darung Bawan yang berarti gotong royong menjaga lingkungan.

baca juga ...  Bank Sampah Sadar Alam Resmi Beroperasi, Bupati Pulang Pisau Dorong Kebiasaan Menabung dari Sampah

Dengan kombinasi , latihan teknis, dan , lomba ini menjadi contoh bagaimana perayaan kemerdekaan bisa dikemas untuk membangun kesiapsiagaan warga, terutama di daerah rawan Karhutla seperti . (ds)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!