SAMPIT – Duka mendalam menyelimuti warga Kecamatan Seruyan Hulu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Seorang siswi SMA kelas XI berinisial EA (17), yang dikenal berprestasi dan penuh semangat, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Sabtu, 9 Agustus 2025.
Kepergian EA sontak mengejutkan keluarga, kerabat, hingga teman sekolahnya. Sosok remaja ini dikenal ramah, sopan, serta memiliki tekad kuat dalam menimba ilmu maupun mengukir prestasi.
Tak hanya aktif di kelas, EA juga dipercaya sebagai anggota Paskibraka, sebuah kebanggaan yang jarang diraih siswa seusianya. Bahkan, ia tengah dipersiapkan untuk mewakili sekolah mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) hingga tingkat provinsi.
Pada Jumat 15 Agustus 2025 sore, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD dr Murjani Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, untuk dilakukan autopsi. Hasil pemeriksaan diperkirakan baru keluar dalam satu hingga dua pekan ke depan.
Jenazah kemudian dipulangkan kembali ke kampung halamannya dan dimakamkan dengan suasana haru pada Sabtu 16 Agustus 2025.
KS, kakek korban mengaku sangat kehilangan. Ia menyebut cucunya adalah pribadi yang penurut, sopan, dan berbakat di berbagai bidang.
“Almarhumah banyak talenta, bisa bernyanyi, menari, ikut paskibra, bahkan dipersiapkan ikut lomba O2SN Matematika tingkat provinsi. Seandainya tidak meninggal, pasti tampil di ajang itu,” ujarnya saat dihubungi pada Selasa 19 Agustus 2025.
Keluarga berharap polisi bekerja maksimal, menurutnya hingga kini belum ada kepastian lebih lanjut dari pihak berwajib. “Kami minta Kasat Reskrim Polres Seruyan bersama Polsek Seruyan Hulu menyelidiki kasus ini sampai tuntas,” tegas KS.
Kasus meninggalnya siswi tersebut kini masih dalam proses penyelidikan. Pihak keluarga menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian siswi berprestasi tersebut.
(Utomo)












