SAMPIT – Dinas Pendidikan (Disdik) Kotawaringin Timur (Kotim) tampil memukau dalam barisan pawai pembangunan memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, Sabtu 30 Agustus 2025. Dengan dipimpin langsung oleh Kepala Disdik Kotim Irfansyah, rombongan besar dari insan pendidikan ini menyuguhkan semangat kebersamaan dan kreativitas sebagai wujud komitmen dalam mendukung Indonesia Emas 2045.
Barisan diawali dengan pembawa bendera Merah Putih yang diiringi slogan Tut Wuri Handayani. Sejumlah organisasi pendidikan ikut berpartisipasi, seperti PGRI, IGI, IGTKI, hingga Himpaudi. Tak ketinggal juga Korwil kecamatan ikut dalam barisan ini.
Mereka menampilkan keragaman busana mulai dari seragam sekolah hingga pakaian adat, sekaligus menyampaikan pesan pentingnya wajib belajar 13 tahun dan pendidikan bermutu untuk semua. “Mari kita sukseskan wajib belajar 13 tahun,” kata Irfansyah.
Barisan Disdik Kotim juga menyerahkan buket bunga Bupati Kotim, dan Wakil Bupati Kotim serta Bunda PAUD sebagai simbol penghormatan dan dukungan terhadap gerakan pendidikan di daerah.
Sepanjang barisan, ditampilkan pula pesan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang menekankan pembentukan karakter positif anak bangsa, seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, bermasyarakat, makan sehat bergizi, dan tidur tepat waktu.
Tak ketinggalan, Disdik Kotim juga menampilkan visualisasi layanan pendidikan inklusif dengan membawa pesan kesetaraan bagi anak berkebutuhan khusus. Hal ini menegaskan komitmen pemerintah daerah menghadirkan pendidikan tanpa diskriminasi. Selain itu, barisan juga merepresentasikan kebhinekaan Kotim sebagai miniatur Indonesia dengan harmoni suku, agama, dan budaya.
Kolaborasi antara pemerintah, pendidik, mitra pendidikan, dan masyarakat inilah yang memperkuat semangat kebersamaan membangun generasi emas menuju Indonesia Emas 2045. (nardi)











