SAMPIT – Laga pembuka Turnamen Piala Kemerdekaan Mentaya Hilir Selatan berlangsung meriah di Lapangan Persada Samuda, Minggu sore, 31 Agustus 2025. Atmosfer pertandingan terasa begitu istimewa, karena laga perdana ini mempertemukan dua tim Seruyan Legend melawan Samuda Legend.
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung tancap gas. Jual beli serangan terjadi silih berganti, membuat para penonton yang memadati tribun tak henti-hentinya bersorak. Tempo permainan cepat dan penuh aksi.
Meski hujan mengguyur, semangat pemain dan penonton tidak surut. Hingga babak pertama berakhir, belum ada gol yang tercipta. Sorak dan tepuk tangan tetap menggema, justru semakin menambah dramatisnya suasana.
Pertandingan ini bukan sekadar pembukaan turnamen, tetapi juga momen reuni dan silaturahmi para legenda sepak bola daerah. Aksi mereka di lapangan memberi motivasi besar bagi anak-anak muda yang bercita-cita mengharumkan nama daerah lewat sepak bola.
Koordinator Olahraga HUT RI Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Budianto, menyebutkan bahwa turnamen ini diikuti 55 tim dari berbagai desa se-Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Ajang ini bukan hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga wadah silaturahmi dan pembinaan bakat-bakat muda.
Turnamen Piala Kemerdekaan akan berlangsung hingga 28 September 2025. Panitia berharap event ini semakin mempererat persaudaraan antarwarga dan menjadi momentum berharga untuk memperingati Hari Kemerdekaan dengan semangat sportivitas dan kebersamaan.
(ASY)












