SAMPIT – Prestasi membanggakan kembali diraih pelajar Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Dua siswi SMP Negeri 1 Sampit, Ilonka Rezky Hyzkia dan Elena Giselle Lantan, sukses meraih Gold Award dan penghargaan Best Innovation pada ajang internasional World Sustainable Development Goal Challenge (WSDG) 2025 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.
Keduanya tampil dengan penelitian berbahan dasar daun gelinggang yang diformulasikan menjadi spray dan salep anti gatal.
Produk ini dinilai praktis sekaligus memiliki nilai inovasi tinggi, sehingga mampu mengantarkan mereka meraih dua penghargaan bergengsi.
Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Muhammad Irfansyah, mengungkapkan rasa bangga atas prestasi tersebut yang merupakan hasil dari kerja keras kedua siswi tersebut.
“Kami bangga atas pencapaian luar biasa ini. Penghargaan ini membuktikan bahwa generasi muda kita mampu bersaing di tingkat dunia,” ucapnya, Sabtu 27 September 2025.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru pembimbing, orang tua, serta pihak-pihak yang turut mendukung keberhasilan tersebut.
Menurutnya, capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus berinovasi dan mengharumkan nama daerah serta bangsa.
Sebelumnya, kedua siswi tersebut melalui seleksi ketat dari tingkat provinsi hingga nasional dalam ajang Lomba Penelitian Belia (LPB) dan mewakili Indonesia di kancah internasional.
Dengan inovasi berbasis kearifan lokal yang dimodifikasi secara modern, keduanya berhasil mengangkat nama Kotim dan Indonesia di tingkat internasional. (nardi)












