PALANGKA RAYA – Kepolisian Resor Kota Palangka Raya menggelar pemeriksaan urine terhadap pegawai dan warga binaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Kamis, 2 Oktober 2025. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif narkotika.
Kegiatan ini dipimpin Kepala Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Kasidokkes) Polresta Palangka Raya, Ipda Irawan Rezky Iswara, bersama tim kesehatan dari Sidokkes. Pemeriksaan dilakukan terhadap lima pegawai lapas dan sepuluh warga binaan.
“Tes urine ini merupakan upaya preventif untuk memastikan lingkungan lapas tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba,” kata Irawan dalam keterangan resminya.
Ia menjelaskan, selain pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi mengenai bahaya narkotika kepada pegawai dan warga binaan.
“Kami mengajak semua pihak di lapas agar terus menjauhi narkoba,” ujarnya.
Kapolresta Palangka Raya, Komisaris Besar Dedy Supriadi, menyebut kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala.
“Pencegahan dan pengawasan di lapas penting dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemberantasan narkoba,” kata Dedy.
Dari hasil pemeriksaan dengan alat cek tujuh parameter, tidak ditemukan indikasi penggunaan narkoba baik pada pegawai maupun warga binaan.
“Semua hasil negatif,” kata Irawan.
Dengan hasil ini, polisi berharap lapas tetap menjadi lingkungan yang sehat dan bebas dari narkotika.
“Kami ingin memastikan bahwa baik aparat maupun warga binaan terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Irawan.
(Syauqi)












