KUALA KAPUAS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas pelayanan dengan menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) bersama masyarakat dan pemangku kepentingan, bertempat di Aula Gedung Manajemen RSUD Kapuas di Jalan Tambun Bungai No. 16. Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara rumah sakit dan publik untuk memperkuat transparansi serta akuntabilitas pelayanan kesehatan.
Direktur RSUD Kapuas, dr. Agus Waluyo, menegaskan bahwa forum itu bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata rumah sakit dalam mengakomodasi aspirasi dan menampung saran masyarakat. “Kami ingin masyarakat ikut berperan dalam membangun pelayanan yang lebih baik. RSUD Kapuas siap menerima kritik dan masukan untuk memperbaiki diri,” ujar dr. Agus, Minggu 12 Oktober 2025.
Kegiatan yang diinisiasi oleh manajemen RSUD Kapuas ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya perwakilan Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas selaku Dewan Pengawas BLUD, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, Dinas Sosial, Disdukcapil, P3AP2KB, tokoh agama, akademisi, jurnalis, organisasi masyarakat, serta perwakilan dari berbagai kecamatan dan komunitas pasien.
Dalam kegiatan tersebut, dr. Agus telah memaparkan perkembangan signifikan yang telah dilakukan rumah sakit, mulai dari peningkatan fasilitas layanan seperti CT Scan, Mamografi, Cath Lab, hingga Cytotoxic, serta peningkatan jumlah tenaga medis dan kapasitas tempat tidur pasien. Ia juga memperkenalkan kanal digital resmi RSUD Kapuas, termasuk website dan akun media sosial yang berfungsi sebagai sarana informasi dan aduan publik.
Sementara itu, Elvina, selaku Kepala Seksi SDM dan Logistik Keperawatan yang juga operator layanan publik, memaparkan penerapan 19 Standar Pelayanan yang telah ditetapkan melalui Keputusan Bupati Kapuas Nomor 010/810.1/RSUD-KPS/VI/2024. Ia menyoroti beberapa layanan yang banyak mendapat perhatian masyarakat, seperti standar pelayanan pendaftaran pasien, gawat darurat, rawat inap, serta rujukan.
Dalam sesi diskusi, sejumlah peserta forum menyampaikan pandangan dan masukan terkait pelayanan rumah sakit, di antaranya peningkatan kecepatan pendaftaran, perbaikan sistem antrean, serta kenyamanan ruang tunggu. Setiap masukan tersebut dicatat oleh tim RSUD untuk ditindaklanjuti sebagai rekomendasi peningkatan mutu pelayanan publik.
dr. Agus menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti seluruh hasil forum ini sebagai bagian dari evaluasi internal. “Setiap masukan dari masyarakat adalah energi positif bagi kami. Tujuan kami sederhana: memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan manusiawi bagi seluruh warga Kapuas,” ungkapnya.
Forum kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil konsultasi publik. Melalui kegiatan ini, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo meneguhkan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antara penyedia dan pengguna layanan, guna mewujudkan rumah sakit yang semakin responsif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (ds)












