Indeks Literasi Masyarakat Kalteng Capai 72,94, Naik dari Tahun Sebelumnya

IST/BERITASAMPIT - Kadispursip Kalteng, Adiah Chandra Sari.

– Pengukuran Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Provinsi Tahun 2025 menghasilkan skor sebesar 72,94 dengan kategori sedang.

Hal ini berdasarkan laporan penghitungan menyeluruh Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispursip) Provinsi (Kalteng) yang disampaikan Kepala Dispursip Kalteng Adiah Chandra Sari, Jumat 17 Oktober 2025.

Sedangkan, menurut data laporan pengukuran tahun sebelumnya, disebutkan bahwa nilai IPLM Kalteng Tahun 2024 adalah sebesar 68,64 kategori sedang. Perbandingan angka tersebut menunjukkan bahwa pembangunan literasi masyarakat Kalteng termasuk dalam nilai cukup baik dan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Diketahui, IPLM adalah data tingkat pembangunan literasi masyarakat yang diperoleh dari unsur-unsur pembangun literasi masyarakat (UPLM) yang bersumber dari data sekunder dan aspek masyarakat (AM) dalam upaya membina dan mengembangkan perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat guna meningkatkan literasi masyarakat.

Kadispursip Kalteng Adiah Chandra Sari menjelaskan bahwa IPLM menjadi instrumen penting bagi Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi serta Kabupaten/Kota untuk mengukur sejauh mana kemampuan literasi masyarakat berkembang, baik dari sisi akses informasi, kemampuan membaca, maupun partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan literasi di berbagai daerah.

“Dengan adanya indeks ini, pemerintah daerah dapat menilai efektivitas program literasi yang telah dijalankan serta menentukan arah kebijakan yang lebih tepat untuk meningkatkan minat baca dan kualitas sumber daya manusia di daerahnya,” ucapnya.

Sementara itu, dalam laporan pengukuran juga disebutkan beberapa kabupaten/kota bahkan berhasil mencapai skor dengan kategori “Tinggi”.

“Seperti Kabupaten (88,57), Kabupaten (87,76), dan Kabupaten (85,46). Hal ini mengindikasikan adanya program literasi yang berjalan efektif, dukungan pemerintah daerah yang kuat, serta partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan literasi. Berikut skor nilai IPLM 2025 dan kategorinya secara lengkap adalah sebagai berikut:
1) Provinsi : 72,94 (Sedang)
2) Kab. : 88,57 (Tinggi)
3) Kab. : 87,76 (Tinggi)
4) Kab. : 85,46 (Tinggi)
5) Kab. : 85,10 (Tinggi)
6) Kab. : 80,49 (Tinggi)
7) Kab. : 80,35 (Tinggi)
8) Kota : 78, 82 (Tinggi)
9) Kab. : 73,54 (Sedang)
10) Kab. : 68,76 (Sedang)
11) Kab. : 65,36 (Sedang)
12) Kab. : 59,42 (Sedang)
13) Kab. Timur: 57,58 (Sedang)
14) Kab. : 56,01 (Sedang)
15) Kab. : 53,63 (Sedang),”tambahnya.

Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Tahun 2025 Naik Signifikan, Tunjukkan Maju Pesat. Pemustaka menikmati ruang layanan Perpustakaan Provinsi untuk mencari literatur, membaca, berdiskusi dan memanfaatkan fasilitas wifi internet gratis. Tingginya kunjungan perpustakaan menjadi salah satu faktor pembangunan literasi masyarakat.

“Pengukuran IPLM ini menandakan bahwa pembangunan literasi masyarakat di Provinsi terus menunjukkan kemajuan pesat dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui literasi, meskipun ada tantangan yang perlu diatasi di beberapa daerah,” lanjutnya.

Kabupaten-kabupaten dengan skor tinggi menjadi contoh praktik terbaik yang dapat dijadikan acuan bagi daerah lain, sedangkan wilayah dengan skor rendah memerlukan perhatian khusus melalui program literasi yang lebih terencana, inovatif, dan adaptif.

“Dengan pemahaman lebih mendalam mengenai kondisi literasi melalui IPLM, Provinsi dapat merancang kebijakan, program, dan strategi yang tepat sasaran, sehingga tercipta masyarakat yang melek literasi, kritis, kreatif, dan siap menghadapi dinamika di era informasi dengan percaya diri,” ungkapnya. (yud)

baca juga ...  Pria Misterius Akhiri Hidup di Jalan RTA Milono, Lompat ke Tengah Jalan Hingga Tertabrak Mobil
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!