SAMPIT – Rotasi jabatan kembali bergulir di jajaran Polda Kalimantan Tengah (Kalteng). Sejumlah perwira pertama (Pama) resmi dimutasi berdasarkan Surat Telegram Polda Kalteng Nomor: ST/662/X/KEP/2025, tertanggal 24 Oktober 2025, yang ditandatangani oleh Karo SDM Polda Kalteng, Kombes Pol Leo Surya Simatupang.
Salah satu yang turut bergeser dalam rotasi tersebut adalah Kapolsek Mentaya Hulu, Ipda Nor Ikhsan, yang sebelumnya sempat menjadi sorotan publik. Namanya beberapa kali viral di media sosial setelah terlibat adu argumen dengan warga terkait sengketa lahan. Peristiwa itu menuai beragam reaksi, bahkan sempat muncul desakan dari sejumlah pihak agar dirinya diganti.
Dalam surat telegram itu disebutkan, Ipda Nor Ikhsan kini menempati jabatan baru sebagai Kapolsek Kota Besi, masih di wilayah hukum Polres Kotim. Posisinya di Mentaya Hulu digantikan oleh Ipda Singgih Tegus Prasetyo, yang sebelumnya menjabat Panit 1 Unit 1 Subdit 2 Harda Ditreskrimum Polda Kalteng.
Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas Polres Kotim, Edy Wiyoko, membenarkan adanya mutasi tersebut.
“Mutasi apa? Mutasi dari Polda sudah keluar,” jawabnya pada Sabtu 25 Oktober 2025.
Selain jabatan Kapolsek Mentaya Hulu, mutasi juga menyentuh dua kasat dan beberapa kapolsek lain di jajaran Polres Kotim. Pergeseran ini menjadi bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja di tubuh Polri.
Sementara itu, salah satu warga Mentaya Hulu yang enggan disebutkan namanya menyambut baik keputusan rotasi tersebut.
“Mudah-mudahan keduanya bisa memberikan dedikasi terbaiknya dan dapat segera menyesuaikan diri di lingkungan tugas baru,” pungkasnya.
(Utomo)












