Dari Kamera ke Garda Depan: Dede Septa Jaya dan Panggilan Hati untuk Relawan Kemanusiaan

IST/BERITA SAMPIT - Sekretaris Forum Relawan Pemadam Kebakaran dan Pertolongan (FRPKP) , Dede Septa Jaya (dua dari kiri).

– Di tengah rutinitasnya sebagai jurnalis SCTV , Dede Septa Jaya selalu menyisihkan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk satu hal yang ia sebut sebagai panggilan hati yakni membantu dan mempersatukan para relawan pemadam kebakaran di Kota .

Pria yang akrab disapa Dede ini dikenal luas di kalangan relawan setempat. Kini, ia dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Forum Relawan Pemadam Kebakaran dan Pertolongan (FRPKP) wadah yang menaungi berbagai organisasi pemadam kebakaran dan tim penyelamat di kota itu.

Menurut Dede, keterlibatannya di forum tersebut berawal dari niat sederhana untuk menyatukan para relawan agar lebih solid dan saling mendukung dalam menjalankan misi kemanusiaan.

“Saya melihat, selama ini banyak relawan yang bekerja dengan semangat tinggi, tapi belum memiliki wadah bersama untuk menyuarakan kebutuhan dan menyelesaikan persoalan di lapangan. Dari situlah saya bersama ketua Okki Maulana dan ketua harian Rachmani Arif terpanggil untuk ikut berperan,” ujar Dede di , Rabu, 5 November 2025.

Forum ini, kata Dede, bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan ruang komunikasi dan kolaborasi bagi para relawan.

“Forum ini bukan hanya tempat kumpul, tapi ruang komunikasi dan kolaborasi. Kita ingin memastikan setiap relawan merasa didukung, dihargai, dan bisa berkembang,” tambahnya.

Keterlibatan Dede di FRPKP menjadi bukti bahwa jurnalisme dan kemanusiaan bisa berjalan beriringan. Ia memandang, media memiliki peran penting dalam mengangkat kisah dan perjuangan relawan yang kerap bekerja tanpa pamrih.

“Jurnalis punya tanggung jawab moral untuk menyoroti perjuangan kawan-kawan di lapangan. Tapi di sisi lain, kita juga bisa ikut terjun langsung membantu sesuai dengan kemampuan yang kita miliki,” katanya.

Kini, di bawah kepengurusan baru, FRPKP terus memperkuat sinergi antaranggota serta menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait.

Bagi Dede, menjadi jurnalis sekaligus memimpin forum relawan bukan soal membagi waktu antara dua pekerjaan, melainkan wujud pengabdian yang lahir dari empati dan rasa tanggung jawab sosial.

“Selama masih bisa berbuat baik untuk orang lain, kenapa tidak, semua untuk kemanusiaan,” tutupnya.

(Syauqi)

baca juga ...  Surat Mundur Diterima BKD, Shalahuddin Mantap Melaju di PSU Barito Utara
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!