PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menekankan pentingnya penyelarasan program antara balai-balai teknis Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi guna memastikan pembangunan infrastruktur berjalan merata di seluruh wilayah Kalteng.
Pesan itu ia sampaikan pada Pertemuan bersama Jajaran Balai Teknis di bawah Kementerian PUPR di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Selasa, 18 November 2025.
Dalam forum tersebut, Agustiar menyoroti perlunya integrasi perencanaan antara pemerintah pusat dan daerah agar setiap proyek yang dikerjakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui perencanaan terpadu antarbalai seperti BWS Kalimantan II, BPPW Kalteng, BP2JK Kalteng, Satker Penyediaan Perumahan, hingga BPJN Kalteng.
“Program pusat harus selaras dengan aspirasi dan prioritas daerah. Jika perencanaan tidak terkoordinasi, pembangunan bisa tumpang tindih dan tidak tepat sasaran,” tegasnya.
Agustiar menilai koordinasi antarbalai menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan, terutama di daerah yang masih tertinggal atau sulit dijangkau.
Ia mencontohkan wilayah tertentu yang membutuhkan akses jalan, namun pada saat yang sama juga memerlukan dukungan infrastruktur permukiman, sumber air baku, dan fasilitas publik lainnya.
Menurutnya, integrasi program akan memastikan berbagai kebutuhan tersebut diselesaikan secara berjenjang dan tidak terputus. “Kita harus memastikan pembangunan hadir sebagai satu kesatuan, bukan proyek yang berdiri sendiri-sendiri,” ujarnya.
Selain itu, ia meminta agar setiap balai menyusun peta kebutuhan infrastruktur yang lebih detail berdasarkan kondisi lapangan dan perkembangan ekonomi wilayah.
Dengan peta kebutuhan yang jelas, pembangunan akan lebih terarah dan mampu menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di sektor transportasi, permukiman, hingga konektivitas antarwilayah.
Dalam arahannya, Agustiar juga menekankan pentingnya monitoring berkala untuk memastikan progres pekerjaan sesuai jadwal dan standar. Ia mengingatkan seluruh balai agar tidak menunda pekerjaan, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.
Gubernur menegaskan kembali komitmen Pemprov Kalteng untuk mendukung seluruh langkah yang ditempuh balai-balai teknis demi mempercepat pemerataan pembangunan.
Menurutnya, kerja sama yang erat antara pusat dan daerah akan membawa dampak signifikan bagi pertumbuhan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan sinergi yang kuat, kita dapat menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya membangun konektivitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di seluruh pelosok Kalteng,” tutupnya.
(Sya'ban)












