PALANGKA RAYA – Kejuaraan Biliar Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Cup 2025 tidak hanya menjadi arena kompetisi olahraga, tetapi juga dipandang sebagai penggerak ekosistem ekonomi kreatif di Bumi Tambun Bungai.
Hal ini disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kalteng, Herson B. Aden, saat membuka kejuaraan tersebut di GPS Billiard dan Cafe, Palangka Raya, Kamis, 11 Desember 2025.
Dalam sambutannya, Herson menyebut kehadiran 58 peserta, termasuk delapan pebiliar internasional dari beberapa negara, memberi peluang besar bagi daerah untuk menunjukkan kesiapan dalam menyelenggarakan event yang menghadirkan perputaran ekonomi baru.
Menurutnya, turnamen berskala internasional seperti ini membawa efek berantai, mulai dari sektor layanan, kuliner, transportasi, hingga usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan.
“Event ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga bagaimana kita menggerakkan ekonomi lokal di Palangka Raya. Kehadiran atlet nasional dan internasional mendorong aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Herson menambahkan, Pemerintah Provinsi melihat potensi signifikan dari kegiatan semacam ini dalam memperluas jaringan pariwisata dan memperkenalkan Kalimantan Tengah ke tingkat global.
Oleh karena itu, event olahraga dianggap sebagai strategi efektif untuk membangun citra daerah sekaligus membuka peluang investasi sektor jasa dan rekreasi.
“Kalteng memiliki peluang besar untuk menjadi tuan rumah rangkaian event olahraga yang dapat meningkatkan visibilitas daerah di mata dunia,” jelasnya.
Ia juga menyoroti perkembangan olahraga biliar yang kini semakin diminati dan telah menjadi cabang olahraga profesional.
Melalui kompetisi seperti Gubernur Cup, pemerintah berharap dapat memotivasi atlet lokal untuk meningkatkan prestasi, sekaligus mengundang lebih banyak pemain internasional di masa mendatang.
Melihat antusiasme peserta dan penyelenggaraan yang dinilai berhasil, Herson memberi sinyal bahwa turnamen serupa kemungkinan akan kembali digelar pada 2026.
Pemerintah Provinsi menilai konsistensi penyelenggaraan penting untuk memperkuat posisi Kalteng sebagai pusat penyelenggaraan kompetisi olahraga.
Herson menutup sambutannya dengan mengajak seluruh peserta untuk menjaga sportivitas, mempererat persahabatan antar-atlet, dan memberikan permainan terbaik sebagai bentuk apresiasi kepada penyelenggara dan masyarakat yang mendukung kegiatan ini.
“Semoga kompetisi ini tidak hanya menghadirkan juara, tetapi juga membawa manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.
Kejuaraan Biliar Gubernur Kalteng Cup 2025 berlangsung 11-14 Desember 2025 dengan total hadiah Rp400 juta.
(Sya'ban)












