Kapolres Kotim Ultimatum Panitia Road Race: Keselamatan Diabaikan, Start Dibatalkan

UTOMO/BERITA SAMPIT - Polres Kotim bersama TNI, Panitia dan Relawan saat melakukan evaluasi usai event Road Race.

SAMPIT – Polres Timur (Kotim) memberi peringatan keras kepada panitia Motoprix Kotim Open Race 2025. Kapolres Kotim menegaskan, balapan tidak akan dimulai jika hasil evaluasi pengamanan tidak dijalankan secara maksimal.

Kapolres Kotim AKBP Rezky Maulana Zulkarnain mengatakan, hasil evaluasi pada hari pertama pelaksanaan event menemukan sejumlah titik rawan yang berpotensi membahayakan pembalap maupun penonton. Salah satu perhatian utama adalah masih adanya penonton yang masuk ke jalur lintasan balap.

“Dari hasil evaluasi kita hari pertama terselenggranya event ini, ada beberapa titik yang harus memang besok kita perketat untuk bagaimana penonton tidak masuk ke jalur arena balapan motor,” kata Resky pada Sabtu 13 Desember 2025.

Ia menegaskan kepada panitia bahwa star akan dimulai ketika safety atau keamanan benar-benar berjalan sesuai SOP dan evaluasi telah dilaksanakan.

“Apa yang kita sampaikan kepada pihak penyelenggara bahwa hasil evaluasi hari ini benar-benar dijalankan. Kalau belum dijalankan maka dievaluasi kembali sampai benar-benar aman bagi pembalap dan penonton,” jelasnya

Lebih lanjut ia juga memastikan kepada penyelenggara untuk keamanan sarana dan prasarana harus benar-benar dijaga.

“Siapkan pengamanan sarana prasarana. Jika tidak, start dipastikan tidak akan dimulai untuk besok. Satu perwira dua anggota dan tiga relawan dalam satu area,” bebernya.

Melihat banyaknya penonton pada hari pertama, Polres Kotim akan menambah personel untuk ditempatkan di area rawan kecelakaan yaitu di area pintu masuk dan lintasan.

“Tadi sudah kita sampaikan ke penyelenggara dan besok kita pastikan kembali. Dan ada beberapa sisi kerawanan itu dari penyelenggara yang tentukan. Kita akan tentukan setelah penyelenggara kembali mengevaluasi,” pungkasnya.

(Utomo)

baca juga ...  Sagonta Kota Bakal Disulap Jadi Wisata Buah
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!