Akses Rakumpit Jadi Sorotan, DPRD Kalteng Dorong Pembangunan Jalan Poros dan Jembatan Permanen

IST/BERITA SAMPIT - Ilustrasi.

– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi (Kalteng) menyoroti infrastruktur akses menuju Kecamatan Rakumpit yang dinilai masih minim. Hal ini menjadi salah satu poin utama dalam laporan hasil reses Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kota , Kabupaten , dan .

Juru Bicara Tim Reses Dapil I DPRD Kalteng, Agie, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur fisik menjadi aspirasi prioritas warga di Kecamatan Bukit Batu, Rakumpit, Pahandut, hingga Sabangau.

“Di Kecamatan Rakumpit masyarakat mengusulkan pembangunan jalan baru dan jembatan untuk menghubungkan Tangkiling-Kanarakan-Mungkuh Baru – Bukit Sua-Petuk Barunai-Panjehang-Gaung Baru,” ujar Agie dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kalteng baru-baru ini.

Selain jalan poros, tim reses juga menyoroti kondisi jalan lingkungan yang memprihatinkan. Di Kelurahan Pahandut dan Langkai, masyarakat mengusulkan semenisasi jalan titian sepanjang 500 meter di Gang Bersama (Flamboyan Bawah) dan 250 meter menuju Langgar Ar-Raudah.

“Kondisi konstruksi kayu yang sudah lapuk sangat membahayakan aktivitas warga sehari-hari. Ini memerlukan penanganan segera,” tegas Agie.

Aspirasi serupa muncul dari Kecamatan Bukit Batu, di mana warga mengharapkan perbaikan Jalan Pangkalima Jaya (RT 01) dan semenisasi Gang Nelayan. Sementara itu, di kawasan Jalan Hiu Putih, warga meminta perbaikan drainase dan pengaspalan di Jalan Hiu Putih 8A, 8B, 8C, serta Gang Peang dan Gang Sesapat.

Untuk mengantisipasi banjir musiman, DPRD Kalteng merekomendasikan normalisasi drainase di Gang Suka Damai dan Jalan Pangkalima Jaya. Pembangunan infrastruktur penyeberangan juga menjadi fokus, termasuk usulan jembatan permanen di RT 02 Kelurahan Panarung untuk mengganti jembatan kayu swadaya, serta pembangunan jembatan gantung di Kelurahan Mungkuh Baru.

Di sektor utilitas, Agie memaparkan temuan terkait jaringan listrik di Jalan Hiu Putih yang masih menggunakan kabel sambungan antar rumah secara mandiri. Ia meminta pemasangan tiang listrik permanen demi keamanan warga.

“Kami juga menerima aspirasi terkait pengadaan Lampu Jalan Umum (PJU) dan lampu tenaga surya di titik rawan kejahatan, serta penyediaan sarana air bersih berupa tandon dan mesin pompa di Kelurahan Petuk Barunai,” tambahnya.

Terakhir, DPRD Kalteng meminta pemerintah daerah memperhatikan peningkatan sarana perkantoran di Kelurahan Mungkuh Baru serta penempatan petugas PLN di wilayah tersebut guna menjaga stabilitas layanan energi bagi masyarakat setempat.

(Syauqi)

baca juga ...  DPRD Minta BPBD se-Kalteng Masif Edukasi Bahaya Karhutla
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!