DPRD Kalteng Dorong Percepatan Perbaikan Jalan dan Penyaluran Bantuan di Kabupaten

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Jubir reses dapil V, Noor Fazariah Kamayanti saat membacakan laporan hasil reses dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kalteng, baru-baru ini.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi (Kalteng) menyoroti urgensi perbaikan infrastruktur jalan dan penyaluran bantuan sosial di sejumlah di wilayah Kabupaten . Aspirasi ini merupakan hasil serap aspirasi (reses) masyarakat yang disampaikan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kalteng, baru-baru ini.

Anggota DPRD Kalteng, Noor Fazariah Kamayanti, mengungkapkan bahwa kebutuhan masyarakat tersebar di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur fisik, kesejahteraan rakyat, hingga dan keuangan.

Infrastruktur dan Jalan Antar-
Salah satu poin krusial yang mengemuka adalah permintaan perbaikan akses jalan di Simpang Bunga Tanjung, Cemara Labat, Lupak Dalam, hingga Tarusan Mulya. Masyarakat sangat mengharapkan adanya pengerasan jalan guna memperlancar mobilitas ekonomi.

“Perbaikan jalan dan pengerasan jalan , jalan yang tembus antar des dan kabupaten,” ujar Noor Fazariah saat membacakan laporan reses terkait kebutuhan di Tarusan Mulya, Kecamatan Bataguh.

Selain jalan umum, warga di Simpang Bunga Tanjung juga mengusulkan perbaikan jalan pertanian demi menunjang produktivitas lahan mereka.

Kesejahteraan Rakyat dan Pertanian
Di bidang Kesejahteraan Rakyat, mayoritas di Kecamatan Kuala dan Kecamatan Selat mengharapkan dukungan sarana produksi pertanian dan peternakan. Kebutuhan tersebut meliputi bibit padi, bibit sawit, bibit karet, pupuk, hingga alat semprot rumput (herbisida).

Selain itu, warga mengharapkan bantuan ternak seperti sapi, babi, kambing, serta budidaya ikan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

“Warga mengharapkan adanya semprotan rumput dan temak ayam, bebek, dan Ikan sebagai budidaya penghasil ikan untuk meningkatkan pendapatan warga setempat,” ungkap Noor mengutip aspirasi warga Pematang.

Bantuan Sosial dan Rumah Ibadah
Terkait bidang dan Keuangan, Noor Fazariah menekankan pentingnya realisasi bantuan rehab rumah tidak layak huni dan dukungan untuk rumah ibadah.

“Bantuan untuk rehab atau bedah rumah bagi masyarakat yang kurang mampu dan bantuan dana ,” jelasnya.

Selain rehab fisik rumah ibadah di seperti Lupak Dalam dan Baranggau, masyarakat Pematang juga menitipkan harapan agar pemerintah memperhatikan kesejahteraan tenaga pengajar agama.

Mereka berharap adanya honorarium bagi guru mengaji serta bantuan fasilitas layanan berupa mobil ambulans untuk warga di Selat Tengah. Di sektor UMKM, warga turut mengharapkan adanya suntikan dana usaha.

“Mengharapkan bantuan berupa Dana usaha untuk menambahakan usaha kecil dan manengah,” tutup Noor Fazariah dalam laporannya.

(Syauqi)

baca juga ...  DPRD Kalteng Tuntaskan Raperda MBLB, Tunggu Fasilitasi Kemendagri
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!