MUARA TEWEH – Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara, Mery Rukaini, menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Hal tersebut disampaikannya dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD yang digelar di Aula Bapperida, Kamis 12 Februari 2026.
Dalam paparannya, Mery Rukaini menjelaskan tahapan penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD yang bersumber dari aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses. Ia menekankan bahwa pokok-pokok pikiran tersebut menjadi landasan penting dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah.
Sejumlah isu strategis turut disoroti, di antaranya pembangunan infrastruktur wilayah dan permukiman berkelanjutan, peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, pemerataan ekonomi, pendidikan berkualitas, penyediaan air bersih dan sanitasi layak, ketahanan sosial budaya, hingga ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Barito Utara, Shalahuddin, dan dihadiri Wakil Bupati, unsur pimpinan serta anggota DPRD, Sekretaris Daerah, staf ahli bupati, asisten setda, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Barito Utara, serta peserta konsultasi publik lainnya.
Forum ini juga difokuskan pada penyelarasan antara rekapitulasi usulan perangkat daerah di sektor infrastruktur, ekonomi, dan sosial budaya dengan pokok-pokok pikiran DPRD. Melalui proses tersebut, diharapkan penyusunan RKPD Tahun 2027 dapat berjalan lebih sinergis, terarah, serta mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat.
Pelaksanaan konsultasi publik ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan RKPD Tahun 2027 yang mengacu pada RPJMD 2025–2029. Saat ini, pembangunan daerah memasuki Tahap II dengan tema “Penguatan Produktivitas Sektor Unggulan dan Pelayanan Publik sebagai Penggerak Transformasi Ekonomi Daerah”. (Isk)












