SAMPIT – Aspirasi warga di Daerah Pemilihan (Dapil) II Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat reses didominasi persoalan infrastruktur dasar. Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kotim Marudin usai menyerap masukan masyarakat di Kecamatan Baamang dan Seranau.
Marudin mengungkapkan kebutuhan peningkatan jalan lingkungan menjadi keluhan yang paling banyak disampaikan, terutama di wilayah Baamang Barat yang pertumbuhan perumahannya kian pesat.
“Warga berharap adanya pengaspalan serta pembangunan siring agar badan jalan tidak mudah rusak, khususnya saat musim hujan,” ungkapnya, Rabu 25 Februari 2026.
Di Baamang Tengah, perhatian masyarakat tertuju pada sarana pendidikan. Mereka mengusulkan penimbunan halaman lapangan sekolah pembangunan pagar sekolah, hingga penambahan fasilitas WC untuk guru dan siswa.
Selain itu, ada pula permintaan pembangunan siring di Jalan Cristopher Mihing, pemasangan box culvert di Jalan Desmon Ali, serta pemasangan penerangan jalan umum dari Jalan Christopher Mihing menuju Baamang Hulu.
Usulan serupa juga datang dari Komplek Arjuno dan Komplek Bromo yang meminta peningkatan kualitas jalan. Sementara itu, drainase di Jalan Muchran Ali dinilai perlu segera dibenahi karena kerap memicu genangan saat hujan deras.
Kemudian usulan pembangunan Kantor Camat Baamang di Jalan Tjilik Riwut untuk meningkatkan pelayanan publik.
Di sejumlah gang kawasan Baamang, masyarakat meminta normalisasi parit, pembangunan siring, dan peningkatan jalan gang. Sedangkan di Kelurahan Tanah Mas, aspirasi yang disampaikan meliputi pengaspalan jalan, pembersihan drainase, rehabilitasi fasilitas umum, hingga dukungan sarana untuk kelompok tani.
Untuk wilayah desa, peningkatan infrastruktur jalan menjadi prioritas. Di antaranya peningkatan jalan Desa Tinduk, lanjutan pengaspalan Jalan Pelita sekitar tiga kilometer, serta kelanjutan pengaspalan ruas Tinduk–Kota Besi. Pengaspalan dari Jalan poros Tjilik Riwut menuju Desa Terantang juga diharapkan masyarakat.
Selain itu, peningkatan jalan usaha tani, penimbunan ruas jalan tertentu, pelebaran jalan, dan perbaikan gang di Desa Batuah turut menjadi bagian dari aspirasi yang dihimpun dalam reses tersebut.
“Kami berharap berbagai usulan dari masyarakat Dapil II tersebut dapat dipertimbangkan pemerintah daerah dan direalisasikan sesuai dengan skala prioritas pembangunan di Kotim,” ujarnya. (nardi)












