Hj Yayang Desyareni Dukung Penuh Program MBG di Kobar

IST/BERITASAMPIT - Anggota DPRD Kobar Hj.Yayang Desyareni.

PANGKALAN BUN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten dari Fraksi PDIP, Hj.Yayang Desyareni, menyatakan dukungan penuh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini.

Menurut Yayang, tujuan utama MBG adalah meningkatkan kualitas SDM melalui pemenuhan gizi bagi anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi, proses pendidikan dapat berjalan lebih optimal sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas generasi penerus bangsa.

“Tujuan utama MBG adalah untuk meningkatkan kualitas SDM melalui pemenuhan gizi bagi anak sekolah, balita, ibu hamil dan menyusui. Dengan terpenuhi gizinya, pendidikan bisa lebih optimal. Ini merupakan investasi SDM untuk masa depan demi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar Yayang,  Minggu 8 Maret 2026.

Ia menjelaskan, pemenuhan gizi yang baik tidak hanya berdampak pada peningkatan konsentrasi dan prestasi belajar anak, tetapi juga menekan risiko stunting serta berbagai penyakit akibat kekurangan gizi.

Dengan demikian, angka kesakitan dan kematian dapat ditekan, yang pada akhirnya berimbas pada penurunan biaya pengobatan masyarakat.

Selain berdampak pada sektor dan pendidikan, Yayang menilai program MBG juga memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan ekonomi daerah. Kebutuhan bahan pangan untuk operasional program tersebut membuka peluang bagi petani, peternak, nelayan, hingga pelaku UMKM untuk terlibat langsung sebagai pemasok.

“MBG ini juga berpengaruh besar terhadap pergerakan perekonomian suatu daerah, khususnya yang terlibat langsung dalam operasionalnya seperti pertanian, peternakan, nelayan, UMKM, dan juga membuka lapangan pekerjaan. Ini tentu akan meningkatkan perekonomian daerah,” tegasnya.

Ia berharap dampak positif program tersebut dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat .

baca juga ...  Enam Fraksi DPRD Terima Nota Keuangan dan Raperda APBD Tahun 2020

Meski demikian, Yayang tidak menampik bahwa dalam pelaksanaannya masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi, termasuk jumlah MBG yang dinilai masih kurang untuk memenuhi kebutuhan di wilayah tersebut.

“Walau tidak dipungkiri dalam pelaksanaannya masih banyak yang perlu diperbaiki, termasuk jumlah MBG yang masih kurang untuk pemenuhan kebutuhan di . Harapannya pembangunan MBG ke depan bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” katanya.

“Saya pribadi sangat mendukung program ini. Selain merupakan program unggulan pemerintah, program ini juga diharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa. Program MBG di Kobar, harus segera kembali dilaksanakn,” pungkasnya. (man)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!