BUNTOK – Ditpolairud Polda Kalteng terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah perairan. Melalui program unggulan Polisi RW Perairan dan Pesisir, personel Ditpolairud kembali melaksanakan kegiatan sambang dialogis kepada warga di kawasan pesisir Das Barito, Buntok, pada Selasa 17 Maret 2026.
Kegiatan ini merupakan langkah preventif Polri untuk menjalin silaturahmi sekaligus memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.
Dalam pertemuan tersebut, personel memberikan edukasi mengenai kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, baik yang terjadi di darat maupun di wilayah perairan.
Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra, menegaskan bahwa kehadiran Polisi RW di tengah masyarakat pesisir bertujuan untuk menghapus sekat antara aparat dan warga.
“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga perairan, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Melalui program Polisi RW Perairan dan Pesisir, kami ingin memastikan keamanan tetap terjaga serta mengajak warga berperan aktif,” ujar Kombes Pol Dony.
Ada beberapa poin penting yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut, seperti masyarakat diminta peka terhadap aktivitas mencurigakan di sekitar pesisir, mengajak warga menjadi “mata dan telinga” Polri dalam mencegah pelanggaran hukum di wilayah perairan, mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman.
Personel di lapangan juga menekankan bahwa keterlibatan masyarakat adalah kunci utama. Wilayah perairan memiliki tantangan tersendiri yang rawan terhadap pelanggaran hukum, sehingga kerja sama warga sangat dibutuhkan untuk melakukan pencegahan sejak dini.
Dengan rutinnya kegiatan sambang ini, Ditpolairud Polda Kalteng berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin solid, sehingga wilayah pesisir Kalimantan Tengah tetap dalam situasi yang aman dan kondusif.(im/bs)












