SAMPIT – Ditpolairud Polda Kalteng terus berkomitmen menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat pesisir. Melalui personel Kapal Polisi XVIII-1004, kepolisian menggelar sosialisasi intensif mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba di kawasan Daerah Aliran Sungai (Das) Mentaya, Minggu 22 Maret 2026.
Langkah preventif ini dilakukan untuk membentengi masyarakat dari jeratan narkotika yang dapat merusak tatanan sosial dan masa depan generasi muda. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengajak warga untuk berani berkata tidak pada narkoba dan beralih ke pola hidup sehat.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, melalui Dirpolairud Kombes Pol. Dony Eka Putra, menegaskan bahwa narkoba adalah musuh bersama yang harus diberantas hingga ke akar-akarnya.
“Mari kita jauhi narkoba dan pilih kehidupan yang sehat serta positif. Narkoba bukan hanya merusak masa depan individu, tetapi juga menghancurkan keluarga dan lingkungan kita,” ujar Kombes Pol. Dony Eka Putra.
Selain memberikan edukasi, Polri juga meminta peran aktif masyarakat untuk menjadi mata dan telinga bagi kepolisian. Warga diimbau segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan indikasi peredaran gelap narkoba di lingkungan mereka.
“Bersama, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba. Mari kita dukung satu sama lain untuk membuat pilihan yang tepat demi menjaga kesehatan serta keselamatan bersama. Jauhi narkoba, pilih hidup sehat,” pungkasnya.
Dengan adanya patroli dialogis dan edukasi rutin ini, diharapkan kawasan pesisir Das Mentaya dapat menjadi wilayah yang bersih dari narkoba (Bersinar) dan kondusif bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.(im/bs)












