SAMPIT – Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur menegaskan tidak berpihak kepada kelompok maupun pihak manapun dalam polemik lahan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) yang saat ini masih berproses.
Kepala Batamad MHU, Arif Aditia, menegaskan Batamad hanya berdiri untuk mendukung pemerintah agar persoalan yang terjadi dapat segera diselesaikan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.
“Batamad MHU tidak berpihak kepada pihak manapun. Kami berdiri netral dan hanya mendukung pemerintah agar permasalahan ini bisa segera diselesaikan,” ujar Arif, Kamis 17 April 2026.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan maupun memberikan izin kepada anggota Batamad ataupun masyarakat untuk melakukan kegiatan di lahan HTR yang saat ini masih dalam proses penyelesaian.
Menurutnya, seluruh pihak harus menghormati proses yang sedang berjalan dan tidak melakukan aktivitas apapun yang dapat memperkeruh situasi di lapangan.
“Saya selaku Kepala Batamad MHU tidak pernah memerintahkan atau memberikan izin kepada anggota maupun masyarakat untuk melakukan kegiatan di lahan HTR yang sedang diproses,” tegasnya.
Arif mengatakan, jika ada pihak yang mengatasnamakan Batamad untuk melakukan aktivitas di kawasan tersebut, maka hal itu bukan perintah resmi lembaga.
Ia memastikan Batamad akan mengambil langkah tegas terhadap oknum yang membawa nama organisasi tanpa izin.
“Kalau ada yang mengatasnamakan Batamad, akan kami proses sesuai aturan lembaga,” katanya.
Menurut Arif, Batamad saat ini justru menginginkan agar polemik yang berkembang di tengah masyarakat tidak semakin meluas. Karena itu, ia meminta seluruh pihak menahan diri dan menyerahkan penyelesaian masalah kepada pemerintah dan instansi berwenang.
Ia menilai, tindakan sepihak maupun klaim yang mengatasnamakan lembaga hanya akan memperkeruh suasana dan berpotensi memicu konflik baru di masyarakat.
“Yang kami inginkan hanya satu, pemerintah bisa segera menyelesaikan persoalan ini. Batamad mendukung penuh langkah pemerintah dan tidak berada di belakang pihak manapun,” pungkasnya.
(Jimmy)












