PULANG PISAU – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pulang Pisau memastikan rasio tenaga kesehatan (nakes) dengan jumlah pasien saat ini berada dalam kondisi seimbang, tanpa adanya ketimpangan pelayanan. Hal tersebut disampaikan Direktur RSUD Pulang Pisau, dr. Muliyanto Budihardjo, sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam menjaga kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat, Sabtu 18 April 2026.
Menurut dr. Muliyanto Budihardjo, keseimbangan antara jumlah tenaga medis dan pasien menjadi salah satu indikator penting dalam menjamin pelayanan yang optimal, cepat, dan profesional di fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah tersebut.
Ia menjelaskan, hingga saat ini RSUD Pulang Pisau terus melakukan penataan sumber daya manusia di bidang kesehatan, baik dari sisi jumlah maupun kompetensi, sehingga beban kerja tenaga medis tetap terjaga dan tidak berdampak pada kualitas pelayanan kepada pasien.
“Alhamdulillah, sejauh ini rasio nakes dan pasien di RSUD Pulang Pisau masih dalam kondisi ideal. Tidak ada ketimpangan yang signifikan, sehingga pelayanan dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
Selain menjaga kualitas layanan, pihaknya juga telah menyusun rencana pengembangan fasilitas kesehatan ke depan. Di antaranya adalah pengadaan alat CT scan dan layanan cuci darah (hemodialisa) yang ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun depan, mengingat saat ini masih dalam tahap proses perencanaan dan penganggaran.
Di sisi lain, RSUD Pulang Pisau juga telah lebih dulu melakukan transformasi digital dalam sistem pelayanan melalui penerapan rekam medis elektronik. Inovasi ini bahkan telah berjalan selama tiga tahun terakhir, sebagai upaya meningkatkan efisiensi, akurasi data pasien, serta kemudahan akses layanan bagi tenaga medis.
Dengan berbagai upaya tersebut, dr. Muliyanto berharap RSUD Pulang Pisau dapat terus berkembang menjadi rumah sakit rujukan yang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang modern, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di Kabupaten Pulang Pisau. (denny)












