SPBU Dipadati Pelangsir? Warga Kesulitan dapat BBM hingga Antre Berjam-jam

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Masyarakat memenuhi badan jalan saat mengantre BBM di SPBU Jalan RTA Milono, Kota , Kalimantan Tengah, Kamis, 7 April 2026.

– Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota kembali mengular, Kamis, 7 Mei 2026. Panjang antrean bahkan mencapai hampir 1 kilometer di beberapa titik.

Sejak pagi, warga sudah memadati SPBU untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM subsidi jenis Pertalite. Sejumlah masyarakat menduga antrean panjang tersebut dipicu aktivitas pelangsir yang membeli BBM secara berulang.

Pantauan Berita Sampit di lapangan, antrean terjadi di SPBU Jalan Imam Bonjol, Jalan Yos Sudarso, Jalan G. Obos, Jalan Ahmad Yani, Jalan Murjani, hingga Jalan RTA Milono.

Ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat berjejer hingga keluar area SPBU dan memadati badan jalan. Kondisi paling padat tampak di SPBU Jalan Imam Bonjol, Jalan Yos Sudarso, Jalan G. Obos, dan Jalan RTA Milono.

Di sejumlah SPBU, warga juga mengeluhkan stok BBM nonsubsidi jenis Pertamax yang kosong, seperti yang terjadi di SPBU Jalan G. Obos.

Akibat antrean panjang tersebut, petugas SPBU harus turun langsung mengatur arus kendaraan agar kemacetan tidak semakin parah dan mengganggu pengguna jalan lainnya.

Salah seorang warga, Heri Aditya (34), mengaku antrean panjang membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama bagi warga yang harus bekerja atau memiliki keperluan penting lainnya.

“Saya tidak tahu pasti penyebabnya, apakah karena pembatasan atau memang banyak pelangsir, tapi yang jelas masyarakat jadi kesulitan,” katanya.

Heri mengaku sudah mengantre sejak pagi di SPBU Jalan Imam Bonjol. Saat tiba sekitar pukul 08.20 WIB, posisi kendaraannya masih cukup jauh dari area pengisian BBM.

“Sudah lumayan lama antre, tapi belum juga maju sampai dekat pompa,” ujarnya.

Sementara itu, warga lainnya, Mulyadi (50), menduga panjangnya antrean dipicu aktivitas pelangsir yang membeli BBM secara berulang setiap hari.

“Saya kira antrean panjang ini disebabkan adanya pelangsir. Saya menduga para pelangsir mengisi BBM setiap hari,” ujarnya.

“Walaupun satu hari sekali, tapi setiap hari, itu yang membuat macet itu,” lanjutnya.

Ia bahkan menduga di sejumlah SPBU tertentu terdapat pelangsir yang mengisi BBM lebih dari satu kali dalam sehari.

“Bahkan saya menduga, kalau di SPBU selain di Jalan Imam Bonjol ini, para pelangsir sampai dua kali. Kalau di sini mungkin hanya sekali saja,” tandasnya.

Keluhan serupa disampaikan Yuni (38), warga lainnya. Ia mengaku harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan BBM hingga akhirnya terlambat datang ke tempat kerjanya.

“Dari pagi sudah antre, tapi masih belum dapat juga. Jadinya pekerjaan ikut terganggu,” ujarnya.

Yuni berharap antrean panjang di sejumlah SPBU tidak berlangsung lama karena sangat menyita waktu masyarakat. “Kalau seperti ini terus tentu sangat merepotkan, apalagi bagi yang kerja dari pagi,” pungkasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Peringati Hari Kartini, Pemprov Kalteng Gelar Lomba Fashion Show dan Mewarnai bersama Bunda PAUD
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!