PULANG PISAU – Kantor Urusan Agama (KUA) Kahayan Hilir terus memperkuat pembinaan bagi pasangan calon pengantin melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) sebagai upaya membangun keluarga harmonis, mandiri, dan berkualitas di Kabupaten Pulang Pisau.
Kegiatan yang diikuti sejumlah calon pengantin tersebut juga melibatkan Tim Penggerak PKK Kabupaten Pulang Pisau sebagai bentuk sinergi dalam memberikan edukasi seputar kehidupan rumah tangga, pola pengasuhan anak, hingga kesiapan membangun keluarga, Kamis 7 Mei 2026.
Kepala KUA Kahayan Hilir Syahrani mengatakan, pelaksanaan Bimbingan Perkawinan merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Nomor 2 Tahun 2024 yang mewajibkan calon pengantin mengikuti pembekalan sebelum melangsungkan pernikahan.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada calon pasangan suami istri agar lebih siap menghadapi kehidupan rumah tangga, baik dari sisi mental, sosial, maupun ekonomi. Selain itu, pembekalan juga diharapkan mampu menekan potensi konflik keluarga dan meningkatkan ketahanan rumah tangga di masa mendatang.
“Melalui bimbingan ini kami ingin calon pengantin memiliki bekal pengetahuan tentang kehidupan berkeluarga, memahami hak dan kewajiban masing-masing, serta mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ujar Syahrani.
Dalam kegiatan tersebut, fasilitator Binwin Ustadzah Fitriah menyampaikan materi fikih pernikahan yang membahas hubungan suami istri, tanggung jawab dalam rumah tangga, hingga pentingnya komunikasi dan saling menghormati dalam kehidupan keluarga. Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Pulang Pisau Ny Dwi Erlina Jayadikarta turut memberikan materi terkait pendidikan anak dan peran orang tua dalam menciptakan generasi yang sehat serta berkualitas.
Pihak KUA Kahayan Hilir berharap kegiatan Bimbingan Perkawinan tidak hanya menjadi syarat administratif sebelum menikah, tetapi benar-benar mampu membentuk pasangan yang siap menjalani kehidupan rumah tangga secara matang. Sinergi bersama TP PKK Kabupaten Pulang Pisau juga diharapkan terus berlanjut dalam mendukung pembinaan keluarga dan masyarakat di daerah. (denny)












