SAMPIT – Dalam upaya mendongkrak minat baca dan memberikan edukasi di wilayah pesisir Das Mentaya, personel Ditpolairud Polda Kalteng melalui Kapal Polisi XVIII-2005 kembali menghadirkan program Pondok Baca bagi masyarakat dan anak-anak sekitar.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata dari Ditpolairud Polda Kalteng terhadap dunia pendidikan. Khususnya bagi anak-anak yang tinggal di kawasan perairan dan pesisir, program ini dirancang agar mereka bisa lebih dekat dengan buku sekaligus menumbuhkan budaya literasi sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, personel Kapal Polisi XVIII-2005 tidak hanya menyediakan buku, tetapi juga mendampingi anak-anak untuk membaca bersama dalam suasana yang menyenangkan.
Belajar mengenal berbagai pengetahuan umum, dan memberikan motivasi bertenaga agar mereka tetap semangat menuntut ilmu demi masa depan. Suasana keakraban begitu terasa saat anak-anak dengan penuh antusias memilih dan melahap berbagai buku bacaan yang telah disediakan di Pondok Baca portabel tersebut.
“Keberadaan pondok baca ini tidak hanya sekadar menjadi sarana belajar bagi anak-anak, tetapi juga sebagai wadah pembinaan serta pendekatan humanis Polri kepada masyarakat pesisir,” ujar Komandan Kapal Polisi XVIII-2005, Bripka Sunardi.
Inisiatif dari Ditpolairud Polda Kalteng ini mendapat respons hangat dari warga setempat. Masyarakat menyambut baik kehadiran pondok baca ini dan menaruh harapan besar agar program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Bagi warga, kegiatan ini memberikan dampak yang sangat positif dalam mengisi waktu luang anak-anak di lingkungan pesisir dengan aktivitas yang mengedukasi dan bermanfaat.(im/bs)












