PANGKALAN BUN – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan atlet dan sumber daya manusia olahraga, Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) serta Refreshing Pelatih Dasar Tingkat Kabupaten.
Kegiatan tersebut berlangsung di Sanggar Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kobar, Jalan Sutan Syahrir Nomor 1, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun, Sabtu lalu.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kobar, Alfan Khusnaini, yang hadir bersama sejumlah tamu undangan, pengurus organisasi, serta para pelatih dan calon pelatih taekwondo dari berbagai dojang di wilayah Kabupaten Kobar.
Sebanyak 25 peserta mengikuti kegiatan yang bertujuan memperbarui pengetahuan dan keterampilan pelatih terkait perkembangan teknik taekwondo, metodologi latihan, peraturan pertandingan terbaru, serta strategi pembinaan atlet usia dini hingga atlet prestasi. Selain materi teori, peserta juga mendapatkan praktik lapangan guna meningkatkan kemampuan dalam menyusun program latihan yang efektif, terukur, dan aman.
Kepala Dispora Kobar, Alfan Khusnaini, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pelatih taekwondo di daerah.
“Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya Diklat dan Refreshing Pelatih Dasar Taekwondo tingkat Kabupaten Kotawaringin Barat. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan profesionalisme para pelatih sebagai ujung tombak pembinaan atlet di daerah,” ujar Alfan.
Menurutnya, pelatih memiliki peran yang sangat penting dalam mencetak atlet berprestasi. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pelatih perlu dilakukan secara berkelanjutan agar proses pembinaan di setiap dojang dapat berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Alfan menambahkan, Pemkab Kobar melalui Dispora terus berkomitmen mendukung program peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga, terutama menjelang berbagai agenda kompetisi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah Tahun 2026.
“ Diharapkan keberhasilan atlet tidak terlepas dari peran pelatih yang kompeten, disiplin, dan memiliki dedikasi tinggi dalam pembinaan. Melalui kegiatan ini, tentunya kami berharap para pelatih dapat memperbarui pengetahuan dan metode kepelatihan sehingga mampu mencetak atlet-atlet taekwondo yang berprestasi dan berkarakter,” ujarnya.
Selain menjadi sarana peningkatan kompetensi, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi dan berbagi pengalaman antar pelatih. Berbagai diskusi dan pertukaran gagasan yang berlangsung selama pelatihan diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam pengembangan olahraga taekwondo di Kabupaten Kobar.
Melalui penyelenggaraan Diklat dan Refreshing Pelatih Dasar ini, diharapkan kualitas pelatih taekwondo di Kobar semakin meningkat sehingga mampu mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan dan melahirkan prestasi yang membanggakan di tingkat daerah, nasional, hingga internasional. (man)












