PANGKALAN BUN – Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Suyanto, mengapresiasi inisiatif warga Perumahan Beringin Rindang khususnya RT 06 Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), yang telah bergotong royong memperbaiki pinggiran saluran air panjang sekitar 110 meter.
“Kita patut mengapresiasi semangat kebersamaan warga Perumahan Beringin Rindang RT 06, karena kegiatan perbaikan saluran air tersebut membuktikan bahwa gotong royong masih hidup di tengah masyarakat kita,” ucapnya.
Menurut Suyanto, partisipasi masyarakat seperti ini sangat membantu pemerintah dalam menjaga lingkungan sebagai infrastruktur dasar.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kalau warga peduli dan mau bergerak bersama, pembangunan di Kabupaten Kobar akan lebih cepat terasa manfaatnya. Diharapkan, giat gotong royong warga perumahan Beringin Rindang, baik bapak-bapaknya membangun pinggiran saluran air dan Ibu-ibunya menggelar Parasmanan di halaman Masjid menjadi cermin karakter warga masyarakat perumahan lainnya,“ ungkap Suyanto, Jumat 12 Juni 2026.
Sementara Sudarmaji, mantan Perwira Kodim 1014 Pangkalan Bun, saat dibincangi Berita Sampit usai Salat Jumat mengatakan, gotong royong dilakukan dengan memperbaiki pondasi pinggiran saluran air panjang sekitar 110 meter.
“Dari hasil gotong-royong swadaya masyarakat Beringin Rindang RT 06 yang dikordinir Bapak Tri. Alhamdulillah perbaikan pondasi pinggiran saluran air panjang sekitar 110 meter, mulai dari Gang Rindang Utama 1 yang melintas Gang Rindang Utama 2, sampai arah Masjid Al'Hijrah yang tadinya abrasi sekarang sudah baik,” terangnya.
Kekompakan warga Beringin Rindang RT.06 , bukan hanya melekat di kaum Bapak-bapaknya. Tapi jugan kaum ibu-ibu setempat, yang setiap hari Jumat menggelar Prasmanan Jumat Berkah, di halaman Masjid Al Hijrah Perumahan Beringin Rindang.
Dari pantauan usai Salat Jumat, puluhan warga menyerbu menu Prasmanan yang di gelar Ibu-ibu setempat.
“Sudah lebih dari 7 Minggu Pak, dan anggarannya semua dari patungan Ibu-ibu warga Beringin Rindang. Tapi ada juga dari ‘Hamba Allah‘ yang full menanggung semua masakannya,“ ucap Ibu Dwi Haryanto, selaku Koordinator “Parasmanan Jumat Berkah“ disela-sela kesibukannya mengatur makanan.
Menurut Ibu Dwi Haryanto, dalam sekali menggelar makan Prasmanan biayanya bervariasi, karena tergantung dari jumlah jenis menunya. “ Yah kalau diperkirakan, sekali menggelar prasmanan sekitar Rp2 juta hingga Rp2,5 jutaan lah,“ ungkapnya. (man)












