Transaksi Ekonomi Selama Expo 2026 Tembus Rp2,27 Miliar

ENN/BERITASAMPIT - Malam penutupan Expo 2026 yang meriah dengan tampilnya artis dari OM Simpatik. 

– Perputaran ekonomi selama pelaksanaan Expo 2026 menunjukkan hasil yang menggembirakan. Selama delapan hari penyelenggaraan, mulai 27 Juni hingga 4 Juli 2026, transaksi yang terjadi di kawasan expo mencapai sekitar Rp2. 271.200.00 atau lebih dari Rp2,27 miliar. 

Capaian tersebut disampaikan Bupati , Masduki saat menutup secara resmi Expo 2026, Sabtu 4 Juli 2026 malam. 

Menurutnya, nilai transaksi tersebut menjadi indikator bahwa kegiatan expo mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Ini merupakan sesuatu yang baik bagi perekonomian Kabupaten , terutama bagi para pelaku UMKM. Teruslah berkarya dan berinovasi. akan terus berupaya membuka ruang agar semangat para pelaku UMKM tetap terjaga,” ujar Masduki.

Selain mencatat transaksi miliaran rupiah, Expo 2026 juga menghadirkan 27 stand pameran yang menampilkan keberagaman budaya, potensi daerah, perkembangan pembangunan, serta berbagai prestasi Kabupaten selama 24 tahun terakhir. Tak hanya itu, sebanyak 167 lapak UMKM turut berpartisipasi memasarkan beragam produk unggulan lokal kepada masyarakat.

Masduki menegaskan, berkomitmen terus mendorong kebangkitan UMKM dan industri kecil menengah (IKM) agar mampu menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk semakin mencintai dan menggunakan produk-produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Sudah seharusnya produk-produk IKM dan UMKM lokal di bangkit dan menjadi raja di rumah sendiri,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan seluruh peserta pameran agar memanfaatkan momentum Expo sebagai sarana memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat daya saing usaha, terutama di tengah tantangan efisiensi ekonomi saat ini.

baca juga ...  Pemkab Sukamara Berencana Bangun Politeknik

Menurutnya, penyelenggaraan Expo bukan sekadar menjadi ajang promosi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempertemukan pelaku usaha, pembeli, hingga calon investor. Dengan demikian, expo diharapkan mampu meningkatkan volume perdagangan produk unggulan daerah sekaligus memperkuat sektor industri, teknologi, dan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten .

“Semoga Expo dapat terus menjadi penggerak peningkatan ekonomi masyarakat, memperkuat kemitraan antar pelaku usaha, serta mendorong masyarakat untuk semakin produktif dalam membangun Kabupaten ,” pungkas Masduki. (enn)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!