SUKAMARA – Wakil Bupati Sukamara, Nur Efendi, memimpin apel peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Sukamara.
Pada kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan keluarga sebagai tempat terbaik bagi anak untuk tumbuh, berkembang, dan meraih masa depan yang gemilang.
Dalam amanatnya, Nur Efendi mengatakan bahwa setiap anak merupakan anugerah yang harus dijaga, disayangi, serta didampingi dengan sepenuh hati. Menurutnya, tumbuh kembang anak yang bahagia tidak terlepas dari peran keluarga yang selalu hadir memberikan kasih sayang, teladan, dan dukungan.
“Setiap anak adalah anugerah yang harus dijaga, disayangi, dan didampingi dengan sepenuh hati. Di balik tumbuh kembang anak yang bahagia, ada peran besar keluarga yang selalu hadir memberikan kasih sayang, teladan, dan dukungan,” ujarnya, Kamis 24 Juli 2026.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua atas peran penting mereka dalam membentuk karakter anak. Kepada para ayah, Nur Efendi berpesan agar senantiasa menjadi sosok pelindung dan panutan. Sementara kepada para ibu, ia menyampaikan terima kasih atas kasih sayang, kesabaran, serta doa yang tidak pernah putus bagi anak-anak mereka.
Tak hanya itu, Wakil Bupati juga memberikan motivasi kepada seluruh anak-anak agar terus belajar, bermain, bermimpi, serta tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, cerdas, dan penuh semangat dalam meraih cita-cita.
Nur Efendi menegaskan bahwa keluarga memiliki peran yang sangat strategis dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Menurutnya, keluarga yang hangat dan harmonis akan melahirkan anak-anak yang sehat, tangguh, berkarakter, serta siap membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
“Marilah kita jadikan keluarga sebagai tempat terbaik bagi anak untuk bertumbuh. Karena dari keluarga yang hangat dan harmonis akan lahir generasi yang sehat, tangguh, berkarakter, dan siap membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Kabupaten Sukamara menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam memenuhi hak-hak anak serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak menuju generasi Indonesia yang bahagia, terlindungi, dan berdaya. (enn)












