PANGKALAN BUN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendorong adanya rekomendasi penanganan terhadap simpang tiga Jalan Bhayangkara–Jalan Sport Center Pangkalan Bun yang dinilai rawan kecelakaan lalu lintas.
Dorongan tersebut disampaikan Anggota Komisi C DPRD Kobar, Rohman, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) membahas daerah rawan kecelakaan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kobar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kobar, Rabu 2 September 2026 di ruang rapat Kantor Dishub Kobar.
Rohman mengatakan, pihaknya menerima banyak laporan dan keluhan masyarakat maupun pengguna jalan terkait kondisi simpang tersebut yang dinilai memiliki risiko kecelakaan.
“Banyak masyarakat yang melaporkan sertaa pengguna jalan yang mengeluhkan bahwa disimpang tiga jalan Bhayangkara-jalan Sport Center Pangkalan Bun rawan terjadinya kecelakaan. Sehingga melalui forum ini kami minta saran, masukan, serta rekomendasi untuk penanganan simpang tersebut,” tandas Rohman.
Ia juga mempertanyakan perlunya penutupan median atau bukaan median sebagai salah satu langkah untuk mengurangi risiko kecelakaan di kawasan tersebuan jalan atau bukaan median perlu dilakukan penutupan untuk mencegah dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas disimpang tersebut,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Tim Dishub Kobar melalui Endri Suryansyah menjelaskan, kondisi simpang tiga Jalan Bhayangkara–Jalan Sport Center memiliki bentuk yang tidak simetris dan menikung. Selain itu, terdapat perbedaan ketinggian jalan yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.
“Terdapat kondisi tinggi jalan kurang lebih 20 centimeter pada simpang tiga jalan Bhayangkara – jalan Sport Center Pangkalan Bun. Selain itu, perlu dilakukan rekayasa dan uji coba lalu lintas simpang,” jelas Endri.
Forum Lalu Lintas Kobar yang terdiri dari Dishub, Dinas PUPR, Bapperida, Dinkes, Jasa Raharja, dan Satlantas sepakat bahwa diperlukan uji coba penanganan di simpang tiga Jalan Bhayangkara–Jalan Sport Center.
Uji coba tersebut dilakukan sebagai bahan untuk memperhitungkan dan menelaah rekomendasi penanganan yang tepat terhadap daerah rawan kecelakaan tersebut. (man)











