Tim BKO Salurkan Air Bersih ke Warga Maliku Terdampak Kekeringan

DENNY/BERITASAMPIT - Tim BKO menyalurkan air bersih ke desa-desa yang mengalami kekurangan air di wilayah Kecamatan Maliku.

PULANG PISAU – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau tidak hanya berkaitan dengan ancaman api dan asap, tetapi juga memengaruhi ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Menanggapi kondisi tersebut, tim Bawah Kendali Operasi (BKO) menyalurkan air bersih ke desa-desa yang mengalami kekurangan air di wilayah Kecamatan Maliku dan sekitarnya, Senin 14 September 2026.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau, Osa Maliki, mengatakan distribusi air dilakukan sebagai bagian dari penanganan dampak kekeringan yang dirasakan masyarakat di tengah situasi karhutla. Suplai air diprioritaskan untuk wilayah yang membutuhkan dan mengalami keterbatasan sumber air bersih.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari penanganan dampak karhutla dan kekeringan. Air bersih disalurkan ke desa-desa yang masyarakatnya mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air,” kata Osa.

Sebelum bergerak ke lokasi, personel melaksanakan apel pagi dan pembagian tugas. Air kemudian diisi ke dalam truk Kodam XXII/TB untuk selanjutnya didistribusikan ke wilayah yang membutuhkan. Dalam proses penyaluran, petugas menggunakan dua rol selang berukuran 1,5 inci untuk mendukung pengisian dan distribusi air.

Penanganan tersebut melibatkan BPBD Kabupaten Pulang Pisau, Damkar Kabupaten Pulang Pisau, TNI, Kecamatan Maliku serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Kanamit Barat. Keterlibatan berbagai unsur diperlukan agar distribusi bantuan dapat dilakukan secara terkoordinasi sekaligus menyesuaikan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Osa menjelaskan, kondisi kekeringan yang berlangsung bersamaan dengan karhutla dapat meningkatkan tekanan terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih. Karena itu, distribusi air tidak hanya menjadi langkah bantuan jangka pendek, tetapi juga bagian dari respons terhadap dampak bencana yang perlu dilakukan selama masyarakat masih mengalami keterbatasan pasokan.

baca juga ...  Dinas Sosial Pulang Pisau Fasilitasi Pemulangan Empat Pekerja Sawit

Selain menyalurkan air, petugas juga mengingatkan masyarakat dan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas maupun melintas di wilayah terdampak. Asap dan kabut akibat karhutla dapat mengurangi jarak pandang sehingga berisiko mengganggu keselamatan perjalanan, sementara pemantauan kebutuhan air bersih akan terus dilakukan untuk menentukan distribusi berikutnya. (denny)

Bagikan:
Berita Populer