DPRD Kalteng Ungkap Kendala Utama Karhutla: Minim Alat, Tenaga, Dana, dan Sumber Air

IST/BERITA SAMPIT - Relawan karhutla di Palangka Raya saat melakukan pemadaman api.

PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi, mengungkapkan bahwa penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayahnya masih menghadapi kendala besar.

Berdasarkan data dan laporan dari tim di lapangan, terdapat beberapa masalah utama yang saling berkaitan, yaitu kekurangan peralatan, keterbatasan tenaga personel, minimnya anggaran, serta sulitnya akses sumber air.
“Berdasarkan data dan laporan dari teman-teman di lapangan, memang tetap saja kita kekurangan tiga hal kekurangan peralatan, tenaga dan kekurangan dana ditambah lagi kekurangan air,” kata Junaidi. Sabtu, 19 September 2026.

Ia menjelaskan, meskipun telah terjalin kolaborasi dengan TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang juga didukung bantuan dari pemerintah pusat, luasnya cakupan wilayah yang terbakar membuat ketersediaan unit peralatan tetap tidak mencukupi.

“Kecuali tadi turun lagi (anggaran) Rp100 miliar kan bisa menambah alat baru kemudian bisa merekrut tenaga baru. Kalau dua ini teratasi kan beres insha Allah,” ujarnya.

Selain itu, Junaidi menaruh harapan pada dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Pihaknya berharap bantuan dana sebesar Rp40 miliar yang sudah masuk, serta rencana alokasi Rp760 miliar yang akan dibagi ke tujuh provinsi, dapat terserap dengan baik untuk mengatasi persoalan alat, tenaga, dan dana untuk menangani karhutla.

​Terkait kendala di lapangan berupa sulitnya mendapatkan sumber air, ia menilai hal tersebut dapat diatasi jika ketersediaan dana dan peralatan memadai, salah satunya melalui pembuatan sumur bor.

“Kalau masalah di lapangan kekurangan sumber air kalau memang dana kita ada peralatan kita ada gampang aja kan kita buat sumur sumur bor kuncinya kan di dana,” pungkasnya.

(Syauqi)

baca juga ...  Anggota DPRD Kalteng Sepakat Karhutla Tak Perlu Jadi Bencana Nasional, Minta Pusat Tambah Anggaran Daerah
Bagikan:
Berita Populer