Paripurna DPRD Kotim Berlangsung Ditengah Kabut Asap Masuk Ruang

NARDI/BERITASAMPIT - Kondisi kabut tipis masuk ruangan Paripurna DPRD Kotim.

SAMPIT – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya menyelimuti kawasan luar gedung, tetapi juga terlihat masuk ke ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin 12 Oktober 2026.

Rapat paripurna dengan agenda penyampaian hasil reses anggota DPRD Kotim berlangsung di dalam gedung tersebut tetap dilaksanakan di tengah kondisi udara yang berasap.

Kabut tipis terlihat mampu menyusup ke ruangan be AC tersebut, sementara aroma asap yang menyengat turut dirasakan.

Berdasarkan data ISPU.Net, kualitas udara di Kabupaten Kotim dengan angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 358 PM2,5 yang berada pada kategori Berbahaya.

Sejumlah peserta rapat tampak mengenakan masker untuk mengurangi paparan asap. Staf Sekretariat DPRD (Setwan) Kotim juga membagikan masker kepada peserta yang mengikuti rapat paripurna.

Sementara itu, kondisi di luar gedung masih diselimuti kabut asap cukup tebal hingga menjelang siang. Warna kabut yang terlihat kekuningan semakin memperjelas kondisi udara yang kurang nyaman.

Anggota DPRD Kotim, M Kurniawan Anwar, mengatakan kondisi kabut asap membuat dirinya berupaya menyampaikan laporan hasil reses secara singkat.

“Karena kabutnya masuk ruangan. Saya cepat saja membacakan hasil reses,” ujarnya.

Meski rapat berlangsung di dalam gedung, keberadaan asap yang masuk ke ruangan menjadi gambaran dampak kabut asap yang semakin meluas di Sampit.

Pembagian masker oleh staf Setwan menjadi salah satu langkah untuk membantu peserta rapat menghadapi kondisi tersebut. (Nardi)

baca juga ...  Dewan Kecewa Sekda Kotim Tiga Kali Mangkir Rapat Anggaran
Bagikan:
Berita Populer