Titik Api Tersebar di Lima Desa, Satgas BPBD Seruyan Berjibaku Padamkan Karhutla

IST/BERITASAMPIT - Satgas Karhutla Kabupaten Seruyan bergerak cepat memadamkan sejumlah titik api yang membakar lahan di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan, Rabu 21 Oktober 2026.

KUALA PEMBUANG – Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Kabupaten Seruyan bergerak cepat memadamkan sejumlah titik api yang membakar lahan di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan, Rabu 21 Oktober 2026. Upaya penanganan terpadu ini dilakukan guna mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke kawasan yang lebih luas.

Berdasarkan data penanganan di lapangan, total area yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 5,5 hektare. Titik kebakaran hutan dan lahan tersebut terpantau tersebar di lima desa yang berada dalam wilayah administratif Kecamatan Seruyan Hilir Timur.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan, Agus Supriadi, merinci sebaran lokasi serta perkiraan luasan lahan yang terdampak kebakaran tersebut. Ia menyampaikan bahwa titik api muncul di Desa Pematang Panjang, Desa Baung, Desa Sungai Bakau, Desa Tanjung Rangas, dan Desa Kartika Bhakti.

“Berdasarkan laporan penanganan, kebakaran terjadi di Desa Pematang Panjang dengan luas sekitar 1 hektare, Desa Baung sekitar 1 hektare, Desa Sungai Bakau sekitar 2 hektare, Desa Tanjung Rangas sekitar 1 hektare, serta Desa Kartika Bhakti sekitar 0,5 hektare,” ujar Agus Supriadi saat menyampaikan data penanganan karhutla.

Agus menjelaskan bahwa Satgas Karhutla BPBD Seruyan langsung dikerahkan ke titik-titik lokasi kebakaran begitu laporan diterima. Langkah pemadaman darurat tersebut merupakan bagian dari komitmen pengendalian karhutla di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir Timur secara menyeluruh.

Guna mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali, pihak BPBD Seruyan secara tegas mengingatkan seluruh lapisan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan metode pembakaran. Pembakaran sembarangan berisiko memicu kebakaran yang meluas dan sulit dikendalikan saat cuaca kering.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api, sehingga dapat ditangani sedini mungkin,” tegas Agus.

Dalam pelaksanaan operasi pemadaman di lapangan, jajaran Polres Seruyan turut memberikan dukungan penuh bersama unsur-unsur terkait lainnya. Sinergi lintas instansi ini terus diperkuat yang dibarengi dengan peningkatan kewaspadaan serta dorongan partisipasi aktif masyarakat demi mencegah bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Seruyan.

(ASY)

baca juga ...  Buka Bimtek SIPD Modul Penatausahaan dan Akutansi, Pj Bupati Seruyan Sampaikan Pesan Ini
Bagikan:
Berita Populer