Karhutla Kembali Melanda Seruyan Meski Sempat Diguyur Hujan

KUALA PEMBUANG – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali dilaporkan terjadi di wilayah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, pada Jumat 30 Oktober 2026. Peristiwa ini mengejutkan petugas karena terjadi setelah wilayah tersebut sempat diguyur hujan.

Personel gabungan dari Posko Lapangan Penanganan Karhutla Kecamatan Seruyan Hilir Timur langsung diterjunkan ke lokasi. Mereka merespons informasi mengenai munculnya titik api di Desa Pematang Panjang pada koordinat 3.3678° LS dan 112.5759° BT.

Tim gabungan mulai bergerak melakukan pemadaman pada pukul 12.00 WIB. Petugas bekerja keras selama lebih dari tiga jam untuk memastikan api tidak merambat lebih jauh ke area lahan di sekitarnya.

Operasi pemadaman akhirnya berhasil dituntaskan pada pukul 15.25 WIB. Langkah cepat ini dilakukan guna mengendalikan situasi dan mencegah kebakaran meluas menjadi ancaman yang lebih besar bagi lingkungan sekitar.

Kepala Pelaksana BPBD Seruyan, Agus Supriadi, menyatakan bahwa munculnya titik api pascahujan harus disikapi dengan kewaspadaan tinggi. Pihaknya bersama Polres Seruyan dan instansi terkait terus memperkuat koordinasi untuk memantau titik panas di lapangan.

“Meskipun wilayah Seruyan sempat diguyur hujan, potensi kebakaran lahan masih perlu diwaspadai. Kami bersama Satgas Karhutla dan instansi terkait terus berkoordinasi untuk melakukan pemantauan serta pemadaman apabila ditemukan titik api. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar,” ujar Agus.

Kejadian di Desa Pematang Panjang menjadi pengingat penting bahwa upaya pencegahan Karhutla tidak boleh kendur meski cuaca sudah membaik. Polres Seruyan berkomitmen untuk terus merespons laporan warga dengan cepat demi menjaga keamanan wilayah dari ancaman kebakaran lahan yang berulang.

(ASY)

baca juga ...  Titik Api Muncul Tengah Malam, Personel Gabungan Seruyan Lakukan Pemadaman Cepat
Bagikan:
Berita Populer