DP3AP2KB Pulpis Bekali Para Ibu di Desa Sigi Keterampilan Mengolah Pangan Bergizi

DENNY/BERITASAMPIT - DP3AP2KB Pulpis gelar program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Balai Desa Sigi, Kahayan Tengah.

PULANG PISAU – Pemenuhan gizi anak sejak dini menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah stunting. Untuk meningkatkan pemahaman keluarga mengenai kebutuhan nutrisi balita, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Pulang Pisau menggelar program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Balai Desa Sigi, Kecamatan Kahayan Tengah.

Kegiatan tersebut menyasar ibu-ibu dari keluarga berisiko stunting yang memiliki balita. Melalui program ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya gizi seimbang, tetapi juga dibekali keterampilan mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan sehat dan bergizi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Pulang Pisau, dr Pande Putu Gina, mengatakan Dashat merupakan salah satu upaya membangun kesadaran keluarga tentang pentingnya penyediaan makanan bergizi sebagai bagian dari pencegahan stunting. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menyiapkan makanan bagi anak-anak.

“Program ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu rumah tangga sehingga mampu menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak sebagai upaya pencegahan stunting. Untuk mengatasi stunting memerlukan sinergi semua pihak, baik pemerintah daerah, desa, tenaga kesehatan, kader, maupun masyarakat secara berkelanjutan demi terciptanya sumber daya manusia di Kabupaten Pulang Pisau yang unggul di masa depan,” kata dr Pande, Minggu 8 November 2026.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan penyuluhan mengenai stunting dan kebutuhan gizi seimbang, dilanjutkan demonstrasi memasak makanan sehat dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Selain itu, panitia juga membagikan makanan tambahan bergizi kepada sasaran prioritas serta menyediakan konseling gizi untuk membantu keluarga memahami pola makan yang sesuai dengan kebutuhan balita.

Menurut dr Pande, pencegahan stunting tidak cukup hanya dilakukan melalui intervensi pemerintah atau pelayanan kesehatan. Peran keluarga, khususnya orang tua dalam memperhatikan asupan makanan, pola pengasuhan, serta pemenuhan kebutuhan gizi anak, menjadi bagian penting yang perlu berjalan beriringan dengan pendampingan tenaga kesehatan dan kader di lapangan.

baca juga ...  Pulpis Terus Tingkatkan Daerah Bebas Sampah

Kegiatan Dashat di Desa Sigi tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Dalduk dan KB DP3AP2KB Pramono Sigit, Kepala Desa Sigi Imping K.S., PLKB Kecamatan Kahayan Tengah, ahli gizi Puskesmas Bukit Rawi, serta kader Dashat. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan dalam menjangkau keluarga berisiko stunting.

Melalui kegiatan ini, DP3AP2KB Kabupaten Pulang Pisau berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara konsisten di lingkungan keluarga. Pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai sumber makanan bergizi juga diharapkan menjadi kebiasaan, sehingga pemenuhan nutrisi anak dapat dilakukan secara lebih baik dan berkelanjutan sebagai fondasi tumbuh kembang generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (denny)

Bagikan:
Berita Populer